Menu khas pesisiran iwak gapetan mulai diburu pencinta kuliner

www.inikebumen.net PURING - Pesisir selatan Kebumen tak hanya menawarkan wisata alam yang indah. Namun, ternyata juga menyimpan wisata kuliner khas pesisiran. Salah satu menu yang ditawarkan yakni iwak gapetan.

Menu khas pesisiran iwak gapetan mulai diburu pencinta kuliner.
Menikmati Sajian Iwak Gapetan, Menu Andalan Warung Makan Mamak Nur Puring
Salah satu tempat yang menjual menu khas ini adalah Warung Makan Mamak Nur, yang terletak di RT 01 RW 02 Desa Sitiadi, Kecamatan Puring. Atau tepatnya di timur Kantor Kecamatan Puring.

Iwak gapetan yang ada ditempat ini merupakan ikan pari yang diasap produksi nelayan Desa Pasir, Kecamatan Ayah. Menu ini sangat digemari pemburu kuliner.  
Iwak gapet memiliki tekstur daging yang lembut, tulang ikan pari renyah dan dapat dimakan, plus dipadukan  kuah santan berempah yang ringan. Ditambah lagi , sambal khusus memberikan sensasi citarasa pedas namun segar.

Pemilik Warung Mamak Nur, Dasirah (46), mengaku tidak memakai bumbu khusus dalam memasak iwak gapet. Dia hanya menggunakan bermacam bumbu biasa seperti bawang merah, bawang putih,  cabai, lengkuas, kunyit, daun jeruk, serai, daun salam, kemiri, tomat dan rempah.

Bumbu kemudian ditumis dalam minyak kelapa murni yang dibuat secara tradisional dengan memakai kayu bakar, lalu ditambahkan dengan garam. Setelah tumisan bumbu tersebut tercium harum, kemudian masukkan air, dan santan encer. Setelah itu iwak gapetan lalu dimasak dengan api kecil sampai semua bumbu meresap baru ditambahkan tomat dan santan kental.  

"Paling kita tambahi kemangi, jahe dama lengkuas. Sudah tidak pakai bumbu macam-macam," ujar Dasirah, kepada inikebumen.net.

Satu porsi menu iwak gapet, dibanderol dengan harga Rp 20 ribu. Itu sudah termasuk nasi putih, mendoan dan teh manis hangat. Warung ini buka setiap hari Senin hingga Sabtu pukul 08.00-17.00 WIB.(*)
Powered by Blogger.