Header Ads

Warga Kelurahan Kebumen Bayar Tagihan PBB Pakai Sampah

www.inikebumen.net KEBUMEN - Kelurahan Kebumen melakukan terobosan baru untuk mengatasi tunggakan pajak bumi dan bangunan (PBB) warganya. Inovasi baru tersebut, yaitu setiap warga tidak perlu lagi membayar pajak PBB menggunakan uang tunai. Tetapi, warga cukup menyetorkan sampah kepada petugas.

Warga Kelurahan Kebumen Bayar Tagihan PBB Pakai Sampah
Warga membawa sampah rumah tangga untuk disetorkan ke Bank Samiun
Pada tahun lalu, program bank sampah, yang diberi nama "Sampah untuk Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (Samiun)" itu Kelurahan Kebumen berhasil menyetorkan dana hingga 96 persen lebih dari total tagihan PBB sebesar Rp 737,5 juta lebih. Padahal tahun-tahun sebelumnya maksimal hanya 70 persen.

Lurah Kebumen Dede Suntoro, menyatakan untuk tahun 2017 ini hingga Juli, dari total tagihan PBB Rp 907,6 juta lebih, dana sudah terbayarkan mencapai 80 persen.

"Warga terbantu dengan program Bank Samiun ini. Jadi mereka merasa tidak membayar PBB, tapi kita yang bayarin. Padahal itu hasil dari sampah-sampah yang mereka kumpulkan," ujar Dede Suntoro, disela-sela penimbangan Bank Samiun di RW 03 Kelurahan/Kecamatan Kebumen, Sabtu (29/7/2017) pagi.

Dengan program tersebut, kata Dede Suntoro, warga tidak terbebani lagi dengan tarikan membayar pajak PBB. Selain itu, juga memudahkan petugas dalam memungut iuran pajak.

"Jadi mereka setor sampah, kita kasih buku tabungannya yang dalam satu tahun kelihatan tabungannya ada berapa. Itu yang untuk bayar PBB," ungkapnya.

Jika nilai tabungannya melebihi tanggungan pajak PBB, lanjut Dede, maka sisanya tersebuk akan dimasukan ke dalam tabungan untuk membayar pajak PBB tahun depan. "Mereka setor ke Kelurahan, kami yang mengelola. Kami yang memilah sampahnya," imbuhnya.(*)
Powered by Blogger.