Header Ads

Bupati Minta Seluruh Sasaran Diimunisasi MR

www.inikebumen.net PREMBUN - Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, mencanangkan kampanye imunisasi measles rubella (MR) di SMP Negeri 1 Prembun, Selasa (1/8/2017). Pencanangan itu menandai dimulainya imunisasi massal campak terhadap 301.059 anak di Kabupaten Kebumen. Pencanangan ditandai dengan pemukulan gong.

Bupati Minta Seluruh Sasaran Diimunisasi MR
Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, memukul gong menandai dimulainya imunisasi MR di Kabupaten Kebumen.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen, Y Rini Kristinai, menjelaskan imunisasi yang menyasar anak-anak usia 9 bulan hingga kurang dari 15 tahun ini akan dilaksanakan dalam dua tahap.

Imunisasi tahap pertama akan dilaksanakan pada Agustus ini. Pemberian imunisasi pada tahap pertama ini di seluruh sekolah mulai dari PAUD, SD/MI atau yang sederajat,  SMP/MTs atau yang sederajat dan SMPLB.

Kemudian pada tahap kedua dilaksanakan pada September 2017, dengan menyasar Posyandu, Polindes, Puskesdes, Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan fasilitas lainnya yang ditentukan oleh Puskesmas setempat.

Dari 301.059 sasaran, terdiri dari 34.538 anak PAUD/TK, 129.179 anak SD/MI, 61.307 anak SMP/MTs dan 76.035 anak di luar sekolah. "Imunisasi ini merupakan upaya pencegahan penyakit yang terbukti efektif. Termasuk terhadap penyakit virus campak dan rubella," ujar Y Rini Kristiani.

Menurutnya, imunisasi massal pada anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun ini diharapkan mampu memutus rantai penyakit campak. Juga sebagai pengendalian penyakit rubella yang dapat menyebabkan cacat bawaan.

Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, mengatakan kampanye imunisasi Measles Rubella (MR) ini penting dan strategis. Kampanye ini, untuk menyiapkan masyarakat hidup lebih sehat, lebih bahagia dan lebih produktif. Pemerintah selalu berupaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik, komprehesif, bermutu dan terjangkau bagi seluruh masyarakat. Termasuk pelayanan imunisasi.

"Dengan pemberian imunisasi MR maka masalah penyakit campak dan rubella akan berangsur hilang. Cacat bawaan pada bayi akibat rubella juga akan semakin berkurang," tegas Yahya Fuad.
   
Ia menambahkan, kampanye  tersebut sekaligus untuk mendukung komitmen pemerintah dalam memutus mata rantai penularan dan populasi virus campak dan rubella  di tahun 2020. "Pastikan seluruh sasaran memperoleh imunisasi MR," tandasnya.(*)
Powered by Blogger.