Demi Redisari, PNS DPRD Kebumen Nekad Nyalon Kades - ini kebumen | Media Rujukan Kebumen

Demi Redisari, PNS DPRD Kebumen Nekad Nyalon Kades

www.inikebumen.net KEBUMEN - Mencoba peruntungan, Pilkades serentak tahun ini banyak diikuti oleh PNS. Salah satunya, Mukti Alwi (47), PNS di Bagian Humas Sekretariat DPRD Kebumen, mendaftarkan diri menjadi bakal calon Kepala Desa Redisari, Kecamatan Sempor.

Demi Redisari, PNS DPRD Kebumen Nekad Nyalon Kades
Mukti Alwi (47), PNS di Bagian Humas Sekretariat DPRD Kebumen, yang mencalonkan diri menjadi Bakal Calon Kades Redisari, Kecamatan Rowokele.
Warga Dusun Kalikratag RT 02 RW 04 Desa Redisari, Kecamatan Rowokele, ini mengaku nekad mendaftar karena didasari ingin mengabdi langsung kepada masyarakat. Selain itu, juga karena saat ini untuk mencalonkan menjadi calon kepala desa tidak harus memiliki uang banyak.

"Sesuai dengan anjuran pak bupati, yang melarang wuwuran. Sehingga tidak perlu uang banyak untuk nyalon, makanya saya beranikan diri nyalon," kata pria yang telah menjadi PNS di DPRD Kebumen, sejak 1994 lalu.

Alwi mengaku, siap memajukan desanya jika nanti terpilih menjadi kepala desa. Namun, jika tidak terpilih, dia berjanji akan mendukung penuh kepala desa pilihan masyarakat nantinya. "Modal saya hanya modal niat ingin mengabdi kepada masyarakat. Itu saja," tegasnya.

PNS lainnya yang mencalonkan diri menjadi bakal calon kepala desa, yaitu Agus Sujoko (55), PNS di Dinas Tenaga Kerja dan KUKM Kebumen. Agus mengaku mencalonkan diri atas dukungan warga Desa Kuwayuhan, Kecamatan Pejagoan. Dukungan itu setelah dia menjabat sebagai Pj Kepala Desa Kuwayuhan, dua terakhir.

"Ini atas aspirasi dari masyarakat untuk mendukung program pemerintah desa," ujarnya.

Selain itu, motivasinya untuk mencalonkan diri karena adanya regulasi baru yang mengatur Pilkades tahun ini. "Terkait perda baru, Pilkades sekarang tanpa wuwuran. Saya ikut berpartisipasi dengan ketentuan yang ada. Ini untuk memberikan contoh kalau pilkades sekarang beda dengan yang dulu," ungkapnya.

Minat masyarakat untuk mencalonkan diri menjadi calon kepala desa pada Pilkades serentak tahun ini terbilang tinggi. Pasalnya, dari 49 desa yang akan menyelenggerakan Pilkades serentak pada 6 September mendatang, bakal calon yang telah mendaftar mencapai 182 orang. Bahkan di sejumlah desa ada yang bakal calonnya lebih dari lima orang.

Berbagai latar belakang dan profesi mencoba peruntungan menjadi kades. Salah satunya bakal calon yang menjadi sorotan, yakni bakal calon berlatar belakang PNS.(*)
Powered by Blogger.
}); })(jQuery); //]]>