Setahun, Jumlah Posyandu di Kebumen Berkurang 18 Pos

www.inikebumen.net KARANGANYAR - Jumlah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) di Kabupaten Kebumen  dalam satu tahun terakhir berkurang hingga 18 pos. Jika pada 2016 lalu jumlahnya sebanyak 2.104 pos yang tersebar di 460 desa/kelurahan. Maka di tahun 2017 ini berkurang menjadi 2.086 pos. Atau berkurang sebanyak 18 pos.

Setahun, Jumlah Posyandu di Kebumen Berkurang 18 Pos
Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, memberikan kuis kepada peserta jambore kader posyandu di Hotel Candisari Karanganyar, Rabu (30/8/2017).
Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, membenarkan adanya penurunan jumlah Posyandu di Kabupaten Kebumen. Penyebabnya, karena terdapat sejumlah penggabungan Posyandu di sejumlah desa agar lebih efektif. "Ini hanya penggabungan saja, tidak mengurangi pelayanan kepada masyarakat," tegas Yazid Mahfudz, saat membuka Jambore Kader Posyandu di Hotel Candisari Karanganyar, Rabu (30/8/2017).

Menurut Yazid Mahfudz, melihat dari perkembangan jumlah Posyandu yang ada, menandakan tingginya minat masyarakat untuk datang ke Posyandu. Secara kuantitas, jumlah Posyandu terus mengalami peningkatan.

"Saat ini di setiap desa ditemukan sekitar lima sampai enam Posyandu," imbuhnya.

Namun, jika dilihat dari aspek kualitas masih ditemukan banyak masalah. Seperti kelengkapan sarana prasarana dan ketrampilan kader yang belum memadai. "Mudah-mudahan melalui Jambore Kader Posyandu dapat meningkatkan kualitas kader," ucapnya.

Lebih jauh, Yazid Mahfudz, menyampaikan Posyandu memiliki peran dan fungsi yang besar. Posyandu bukan hanya sekedar untuk tempat menimbang bayi. "Namun, bisa dimaksimalkan lagi kebermanfaatannya," ungkapnya.

Posyandu dan para kader, lanjutnya, diminta terus bersemangat dan dapat lebih mengoptimalkan pemberian layanan dasar kesehatan bagi masyarakat. Pihaknya percaya, Posyandu dapat menjadi Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang berkualitas.

"Karena buktinya hingga kini Posyandu tetap ramai dan warga antusias di Posyandu," tandasnya.(*)
Powered by Blogger.