Desa Ginandong Jadi Sasaran Bedah Rumah dan Pengobatan Gratis Paguyuban Wong Ngapak

www.inikebumen.net KEBUMEN - Desa Ginandong, Kecamatan Karanggayam, bakal menjadi sasaran kegiatan sosial dari Paguyuban Wong Ngapak (PWN). Kegiatan yang akan digelar pada akhir September ini, yakni berupa bedah rumah dan pengobatan gratis.

Desa Ginandong Jadi Sasaran Bedah Rumah dan Pengobatan Gratis Paguyuban Wong Ngapak
Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, melakukan foto bersama dengan Paguyuban Wong Ngapak di Rumah Dinas Bupati Kebumen, (9/9/2017).
Hal itu dikatakan Koordinator PWN Poswil Kabupaten Kebumen, Syahrul, saat beraudiensi dengan Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, di Rumah Dinas Bupati Kebumen, Sabtu (9/9/2017).

Dalam kesempatan itu Mohammad Yahya Fuad yang didampingi Sekretaris Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim dan LH) Masagus Herunoto, menyambut baik rencana kegiatan tersebut.

“Awal saya menjabat Bupati Kebumen, jumlah Rumah Tidak Layah Huni (RTLH) sekitar 26.000 unit. Pada tahun pertama, 2016, sudah dilakukan pemugaran RTLH sebanyak 5.514 unit. Sehingga sampai akhir masa jabatan saya nanti, semua RTLH di Kabupaten Kebumen diharapkan sudah dipugar semua,” jelas Fuad.

Lebih lanjut dijelaskan Mohammad Yahya Fuad, bahwa untuk menuntaskan pemugaran RTLH telah disepakati pengalokasian anggaran dari APBD dan APBDes. Sehingga untuk setiap unit RTLH yang dipugar dengan dana APBD Kabupaten Kebumen, APBDes setempat diminta juga mengalokasikan anggaran untuk pemugaran satu unit RTLH.

“Program-program CSR (Corporate Social Responsibility) dari perusahaan-perusahaan yang ada di Kebumen juga kita arahkan untuk bisa digunakan membantu pemugaran RTLH. Jika ada masyarakat yang ikut berpartisipasi tentu akan bisa lebih mempercepat penuntasan pemugaran RTLH,” tambahnya.

Karena terkait dengan tupoksi Dinas Perkim dan LH, Masagus Herunoto menyambut gembira apabila PWN hendak berkoordinasi dengan pihaknya. “Agar tidak terjadi duplikasi kegiatan dengan sasaran yang sama,” ujarnya.

Sekretaris PWN Poswil Kabupaten Kebumen, Sukarti, menambhakan program bedah rumah yang untuk kedua kalinya dilaksanakan di Kebumen, memang baru semacam percontohan. Sehingga baru bisa membedah satu unit RTLH. “Ke depannya dengan semakin banyak pihak yang bisa bekerja sama, PWN berharap bisa melaksanakan lebih banyak lagi,” harapnya.

Sebelumnya terkait rencana kegiatan sosial yang akan diadakan, PWN juga telah mengadakan pertemuan dengan RS PKU Muhammadiyah Gombong, Jumat (8/9/2017) malam.

Kepala Pengembangan Organisasi dan Litbang RS PKU Muhammadiyah Gombong, Septi Masitoh, dalam kesempatan tersebut menjelaskan peran rumah sakit bagi orang sakit maupun orang sehat yang bisa disosialisasikan kepada masyarakat, termasuk oleh PWN. “Sehingga fungsi rumah sakit tidak hanya berguna bagi orang sakit saja, tapi juga berguna bagi orang sehat,” tegasnya.

Dicontohkan oleh Septi, RS PKU Muhammadiyah Gombong juga bisa memberikan pelatihan kepada para calon relawan dalam menangani bencana alam. “Anggota-anggota PWN bisa menjadi relawan bila terjadi bencana alam. Agar bisa menangani korban dengan cara yang benar sebelum mendapatkan pelayanan medis lebih lanjut," ungkapnya.

Staf Khusus Marketing  RS PKU Muhammadiyah Gombong, Sukendro, menjelaskan bahwa realitasnya masih banyak orang sakit yang belum mau mendapatkan penanganan medis.

“Perlu trik-trik khusus agar penderita sakit mau diperiksa dokter. Masih banyak yang ketakutan kalau menderita penyakit tertentu setelah diperiksa dokter kemudian diputuskan harus dioperasi. Padahal tidak semua penyakit penyembuhannya harus melalui operasi,” tegasnya.

Melalui koordinasi dengan pihak-pihak terkait tersebut, Syahrul berharap bisa menambah wawasan para pengurus PWN, sehingga kegiatan sosial yang akan diadakan PWN bisa lebih baik dari sebelumnya.(kj)

Powered by Blogger.