Dihantam Ombak Besar, Dua Nelayan Ayah Nyaris Tewas

www.inikebumen.net AYAH - Perahu nelayan Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, hancur dihantam oleh ganasnya ombak pantai selatan, saat akan berangkat melaut. Kecelakaan laut itu terjadi di kawasan Pantai Menganti, pada Minggu (24/9/2017) sekitar pukul 05.00 dini hari. Beruntung dua nelayannya dapat diselamatkan oleh Tim SAR Lawet Perkasa dan nelayan setempat.

Dihantam Ombak Besar, Dua Nelayan Ayah Nyaris Tewas
Ilustrasi
Akibat kejadian itu, perahu mengalami rusak berat. Sedangkan alat tangkap ikan dan mesin perahu hilang. Kerugian yang diderita dari musibah itu ditaksir mencapai Rp 75 juta.

Komandan SAR Lawet Perkasa, Bejo Priyono, mengatakan kejadian tersebut terjadi beberapa saat setelah dua nelayan berangkat untuk mencari ikan di tengah laut.

"Belum terlalu jauh dari Pantai Menganti, perahunya digulung ombak yang memang sedang besar," kata Bejo Priyono, saat dihubungi.

Perahu yang hancur digulung ombak pantai selatan itu yakni Perahu "Pawitan 1". Dua nelayan yang menaiki perahu tersebut, yaitu Trianto (30) dan Muhlisin (30), keduanya warga RT 02 RW 03 Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah.

"Alhamdulillah, semua korban selamat. Sudah sempat diperiksa oleh petugas kesehatan, tidak ada luka yang parah juga," ujar Bejo.

Tim SAR Lawet Perkasa bersama nelayan TPI Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, masih menyisir lokasi kejadian untuk mencari alat tangkap ikan dan mesin perahu yang hilang.(*)
Powered by Blogger.