Minim Pelamar, Direktur RSUD Dr Soedirman Kebumen Gagal Dilelang

www.inikebumen.net KEBUMEN - Lelang jabatan untuk posisi Direktur RSUD Dr Soedirman Kebumen gagal dilakukan. Padahal, panitia seleksi telah memperpanjang masa pendaftaran hingga setengah bulan lebih.

Minim Pelamar, Direktur RSUD Dr Soedirman Kebumen Gagal Dilelang
Bangunan RSUD Dr Soedirman Kebumen
Sejak diperpanjang dari 5 Agustus hingga 8 September 2017, ternyata hanya ada dua orang mendaftarkan diri di Sekretariat Panitia Seleksi. Sedangkan, persyaratan lelang jabatan minimal harus diikuti oleh tiga pelamar. Dengan alasan itu, panitia seleksi pun menutup seluruh proses lelang jabatan.

"Karena tidak mencapai jumlah minimal pelamar, maka lelang jabatan dinyatakan ditutup," ujar Ketua Panitia Seleksi Terbuka Lelang Jabatan Direktur RSUD Dr Soedirman Kebumen, Mahmud Fauzi, Minggu (10/9/2017).

Pria yang juga Plt Sekda ini menjelaskan, pihaknya tidak akan memperpanjang kembali pendaftaran lelang jabatan tersebut. "Sudah tidak dibuka lagi. Kita laporkan kepada Bapak Bupati terkait dengan hal ini," ujar Mahmud Fauzi.

Terkait dengan posisi Direktur RSUD Dr Soedirman Kebumen, yang akan ditinggalkan oleh Bambang Suryanto, mulai 1 Oktober 2017, Mahmud Fauzi, mengatakan sementara akan diisi pejabat Pelaksana Tugas (Plt). "Nanti akan kita dengan PNS yang memenuhi kriteria," imbuhnya.

Pada pendaftaran lelang jabatan untuk posisi Direktur RSUD dr Soedirman Kebumen kemarin, panitia seleksi mencatumkan insentif yang akan diterima oleh seorang direktur di RSUD Kebumen.

Berdasarkan pengumuman perpanjangan pendaftaran seleksi terbuka Direktur RSUD dr Soedirman, pendapatan direktur di rumah sakit plat merah itu mencapai Rp 50 juta per bulan. Meski demikian ternyata tidak dapat menarik pelamar. Bahkan, kesempatan ini bukan hanya untuk PNS saja tetapi juga terbuka untuk non PNS.(*)

Powered by Blogger.