Nurjanah, BMI Asal Kebumen Jajal Peruntungan di Dapur Rekaman

www.inikebumen.net KEBUMEN - Menjadi Buruh Migran Indonesia (BMI) tentu bukan sebuah cita-cita, melainkan sebagai jembatan mewujudkan cita-cita. Itu yang diungkapkan Nurjanah, BMI asal Desa Kemujan, Kecamatan Adimulyo, yang sejak 2009 bekerja di Singapura.

Nurjanah, BMI Asal Kebumen Jajal Peruntungan di Dapur Rekaman
Foto dokumen pribadi
Nurjanah, BMI asal Desa Kemujan, Kecamatan Adimulyo, saat berada di studio rekaman di Singapura.
Meski bekerja sebagai asisten penatalaksana rumah tangga, sebutan resmi yang sebelumnya menggunakan istilah pembantu rumah tangga. Tak berarti Nurjanah tak punya obsesi lain untuk masa depannya. Maka disela kesibukan kerja hariannya tetap berusaha mengembangkan bakat dan melanjutkan studinya.

Bakatnya menyanyi membawanya bertemu dengan group band The Arjuns. Hasil kolaborasinya kemudian melahirkan sebuah lagu dangdut yang diberi judul "Hanya Dirimu Cinta Untukku".

Lagu tersebut didasarkan pada pengalaman pribadi Nurjanah, yang kemudian digubah liriknya oleh vokalis The Arjuns, Arjuna Balagita. Rekaman dilakukan di sebuah studio di Singapura dan hasilnya, Minggu (28/8/2017) lalu diputar serentak di 20 stasiun radio di Indonesia.

Nurjanah berharap dunia entertainment bisa menjadi jembatan untuk menggapai sukses pribadi, juga untuk mengajak BMI lainnya. "Saya ingin mengajak rekan-rekan BMI berkarya, sehingga bisa membuktikan bahwa BMI bisa berkarya di segala bidang," ujar Nurjanah, kepada inikebumen.net, Sabtu (2/8/2017).

Selain menyanyi, Nurjanah juga ikut dalam pembuatan video klip untuk promosi wisata. Seperti yang baru dilakukannya di Jogja, Kamis (31/8/2017) lalu, terlibat dalam proses pembuatan video klip promosi Taman Sari dan Parang Tritis.

Perjalanan hidup Nurjanah memang penuh warna. Dilahirkan di Jakarta, 3 November 1987 dari seorang ibu asal Kebumen dan ayah asal Yogyakarta. Sejak 1991 bermukim di Kebumen untuk menempuh pendidikan dasar dan menengahnya.  Nurjanah menempuh pendidikan di SD Negeri 1 Kemujan, SMP Negeri 2 Adimulyo dan SMA Negeri 1 Petanahan jurusan IPA.

Di Singapura, selain bekerja, Nurjanah melanjutkan belajar di Wisma Perobatan Tutorial Homoeopathy (WPTH), jenjang Diploma 1 diselesaikannya tahun 2010. Motivasi Nurjanah untuk melanjutkan studi sangat tinggi. "Kalau bisa sukses di dunia entertainment, kelak saya ingin melanjutkan studi di bidang pengobatan homoeopathy," tekadnya.

Ke depan usai menjadi BMI, Nurjanah memang berkeinginan membuka klinik homoeopathy di Kebumen. Karena melihat di Kebumen klinik sejenis itu belum ada.(kj)
Powered by Blogger.