Sembilan Tahun, Baznas Berhasil Himpun Zakat Rp 20,1 Miliar

www.inikebumen.net BULUSPESANTREN - Sejak berdiri tahun 2008 lalu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kebumen, telah berhasil menghimpun dana zakat, infak dan sedekah (ZIS) sebesar Rp 20,1 miliar. Dari jumlah tersebut, yang telah ditasyarufkan (disalurkan) kepada  para penerima  yang berhak sekitar Rp 18,6 miliar.

 Sembilan Tahun, Baznas Berhasil Himpun Zakat Rp 20,1 Miliar
Kabag Kesra Setda Kebumen dan pengurus Baznas Kabupaten Kebumen melakukan foto bersama dengan perwakilan penerima bantuan Pentasyarufan ZIS Tahap III Rayon III tahun 2017, di Masjid Al Iman Desa/Kecamatan Buluspesantren, Kamis (14/9).
Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bagian Kesejahteraan (Kesra) Setda Kebumen, Wahib Tamam, pada Pentasyarufan ZIS Tahap III Rayon III tahun 2017, di Masjid Al Iman Desa/Kecamatan Buluspesantren, Kamis (14/9/2017).

"Berkat kinerjanya ZIS dapat terus dikumpulkan, dikelola dan ditasyarufkan dengan baik," kata Wahib Tamam, membacakan sambutan tertulis Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad.

Hal ini sejalan dengan Surat Edaran Bupati agar para PNS mengalokasikan 2,5 persen dari gaji untuk ZIS. "Ini mencerminkan kepercayaan masyarakat kepada Baznas. Juga cerminan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menunaikan kewajiban ZIS. Angka itu menunjukan besarnya  potensi yang bisa digali dari masyarakat, melalui ZIS," ujarnya.

Sementara itu, pada pentasyarufan kali ini, jumlah yang disalurkan mencapai Rp 512 juta lebih. Jumlah tersebut diserahkan kepada 100 desa penerima, yang berada di  enam kecamatan. Yaitu Kecamatan Buluspesantren, Alian, Sadang, Karangsambung, Kebumen dan Pejagoan.

Selain itu diserahkan pula bantuan bagi para penyandang disabilitas. Berupa alat bantu seperti kursi roda, kaki palsu, kruk ketiak, walker segi empat, dan tongkat segitiga. "Juga akan dilaksanakan kegiatan bedah rumah," imbuhnya.

Tak hanya itu, pada Pentasyarufan tahap III  Rayon III  juga diadakan donor darah  bekerjasama dengan PMI kabupaten kebumen.

"Zakat, infaq dan shadaqah merupakan solusi jitu untuk mengatasi kemiskinan. Juga merupakan ibadah yang bernilai besar," tegasnya.

Pihaknya  mengajak seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Kebumen untuk terus berbagi. Mengembangkan kepedulian dan mengulurkan tangan kepada sesama. "Dengan demikian, kita akan menjadi manusia yang terbaik. Yakni manusia yang bermanfaat untuk manusia lainnya," tandasnya.(*)
Powered by Blogger.