Belum Ada Setahun Beroperasi, GOR Klopogodo Roboh

www.inikebumen.net GOMBONG - Belum ada setahun beroperasi, Gedung Olah Raga (GOR) di Desa Klopogodo, Kecamatan Gombong, roboh, Kamis 19 Oktober 2017 sekitar pukul 04.00 dini hari. Beruntung tidak korban jiwa pada peristiwa itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Belum Ada Setahun Beroperasi, GOR Klopogodo Roboh
Kondisi GOR Desa Klopogodo, Kecamatan Gombong, setelah roboh.
Robohnya atap bangunan itu karena tak kuat menahan beban. Terlebih semalaman, desa setempat diguyur hujan deras. Diduga, terjadi kesalahan konstruksi pada bagian rangka penopang genteng.

Bangunan GOR ini dibangun pada November 2016 dan baru beberapa bulan difungsikan. Bahkan tempat ini menjadi GOR kebanggan desa setempat.

Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti, melalui Kapolsek Gombong AKP Hendrie Suryo Liquisasono, membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, dari hasil olah TKP, diperkirakan rangka atap tidak kuat menyangga genteng.

"Diduga atap tidak mampu menahan beban air hujan yang turun semalaman hingga atapnya roboh," ujar AKP Hendrie, kepada inikebumen.net, Kamis 19 Oktober 2017 siang.

Informasi yang dihimpun, GOR yang terletak di komplek MI Muhammad Nur Safri desa setempat, merupakan wakaf dari warga bernama Faizol Muslim, yang sukses dan tinggal di Jakarta.
 
GOR yang juga menjadi gedung serba guna itu dibangun pada November 2016, dengan panjang bangunan 25 meter dan lebar 12 meter. Bangunan tersebut menggunakan balok cor, sedangkan atapnya menggunakan baja ringan dan genteng morando tanpa penyangga.

Proses pengerjaanya saat itu dipercayakan kepada warga setempat bernama Suratno. Akibat kerusakan itu diperkirakan kerugian yang diderita mencapai Rp 200 juta.(*)
Powered by Blogger.