Gelar Reuni di Benteng Van Der Wijck Gombong, Cassava 80 Bantu Promosi Wisata Kebumen

www.inikebumen.net GOMBONG - Alumni SMA Negeri 12 Jakarta angkatan 1980 menggelar reuni di Benteng Van Derwijck Gombong, Jumat 13 Oktober 2017 malam. Tak hanya sekedar reuni, kedatangan mereka juga dalam rangka mengeksplore berbagai potensi wisata yang ada di Kabupaten Kebumen.

Gelar Reuni di Benteng Van Der Wijck Gombong, Cassava 80 Bantu Promosi Wisata Kebumen
Kepala Distapng Kebumen, Pudji Rahaju (kiri), yang merupakan salah satu alumni SMAN 12 Jakarta membuka doorprize pada acara reuni sekolah di Benteng Van Der Wijck Gombong, Jumat 13 Oktober 2017 malam.
Puluhan alumni sekolah yang lebih dikenal dengan sebutan Cassava 80, melakukan temu kangen di halaman Benteng Van Der Wijck Gombong. Salah satu alumninya, yakni Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen, Pudji Rahaju. Selain itu, ada nama Anna Nurfahana, istri dari Rektor Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) Jakarta, Prof Dr Sumaryoto, yang asli warga Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan.

"Yang ada hubungan emosional dengan Kebumen cuma Bu Pudji dan saya. Saya juga asli Jakarta, yang asli Gombong itu suami saya," kata Anna Nurfahana, disela-sela acara di Benteng Van Der Wijck Gombong.

Anna mengaku mengajak teman-teman seangkatannya semasa SMA untuk menggelar reuni di Gombong, agar mereka kenal lebih dekat dengan Kebumen. Terlebih, saat ini banyak sekali potensi wisata di Kabupaten Kebumen yang belum banyak dikenal. "Banyak obyek wisata yang bagus-bagus disini. Tapi sayang promosi masih kurang," ujarnya.

Menurutnya, salah satu tempat wisata yang dikenal di Kebumen, yakni Benteng Van Der Wijck Gombong. Itupun karena tempat tersebut pernah digunakan sebagai lokasi syuting film. Selain itu, tempat bersejarah tersebut merupakan ikon dari Kota Gombong. "Saya kira dengan adanya acara seperti ini, akan semakin mengangkat potensi wisata yang ada," imbuhnya.

Tak hanya berkunjung ke Benteng Van Der Wijck Gombong, mereka juga mengunjungi obyek wisata lainnya. Yakni Waduk Sempor, Goa Jatijajar, dan Pantai Suwuk. Kampung Batik Tanuraksan di Desa Gemeksekti, Kecamatan Kebumen, juga kunjungi alumni SMA Negeri 12 Jakarta.

"Kami juga ingin tahu batik khas Kebumen seperti apa. Jadi bukan hanya obyek wisatanya saja, tapi produk lokal maupun oleh-oleh apa yang wajib kami bawa setelah berkunjung ke Kebumen," paparnya.

Dari beberapa lokasi wisata yang dikelola Pemkab Kebumen, mereka mengeluhkan kondisi tiolet yang tidak terjaga dengan baik. Termasuk minimmnya fasilitas mushola di setiap obyek wisata yang ada. "Ini yang perlu dibenahi, kebersihan toilet yang dijaga," tegasnya.

General Manager Benteng Van Der Wijck Gombong, Herwin Kunadi, menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan para Alumni SMA Negeri 12 Jakarta. Pasalnya, melalui kegiatan tersebut potensi wisata di Kebumen akan semakin dikenal luas. Sehingga kunjungan wisatawan ke Kebumen juga akan meningkat. "Harapannya setelah ini akan banyak wisatawan datang ke Kebumen," kata Herwin.(*)
Powered by Blogger.