Banyumudal Gagal Masuk Tiga Besar Rastra Award Jateng 2017

www.inikebumen.net KEBUMEN - Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan, yang digadang-gadang menjadi juara satu pada ajang Rastra Award Jawa Tengah tahun 2017 untuk kategori desa, ternyata tak mampu mewujudkan keinginan Bupati Kebumen. Desa Banyumudal harus puas berada di peringkat delapan di Jawa Tengah.

Banyumudal Gagal Masuk Tiga Besar Rastra Award Jateng 2017
Kabag Perekonomian Wahyu Siswanti menerima penghargaan Rastra Awrd di Wonogiri, Sabtu 4 November 2017.
Hal itu dibenarkan oleh Kepala Bagian Perekonomian Setda Kebumen, Wahyu Siswanti. Desa Banyumudal, harus puas dengan menduduki peringkat kedelapan tingkat Jawa Tengah. "Desa Banyumudal pernah tidak tertib administrasi, sehingga belum bisa masuk tiga besar," ujar Wahyu Siswanti.

Pemerintah Desa Banyumudal, Kecamatan Buayan, menjadi wakil Kabupaten Kebumen, atas inovasinya dalam penyaluran rastra. Yakni dengan cara memasang stiker berisi sindiran terhadap keluarga mampu namun masuk ke dalam daftar Keluarga Penerima Manfaat Rastra.

Cara itu cukup efektif untuk menyadarkan mereka. 19 Kepala Keluarga (KK) di desa itu akhirnya sadar untuk mengundurkan diri dari penerima aktif Rastra dan meminta jatahnya dialihkan ke warga lain yang lebih berhak.

Pemerintah Kabupaten Kebumen mengapresiasi inovasi pemerintah desa Banyumudal dalam capaian tepat sasaran untuk program pengentasan kemiskinan. Pemasangan stiker yang bermuatan kritik terhadap orang berkecukupan pangan penerima Rastra ini dinilai langkah cerdas.(*)
Powered by Blogger.