Jelang Natal dan Tahun Baru, Seluruh Lintasan KA di Wilayah Daop 5 Purwokerto Disidak

www.inikebumen.net PURWOKERTO - Menjelang masa angkutan Natal 2017 dan Tahun Baru 2018 (Nataru), manajemen PT KAI Daop 5 Purwokerto, memeriksa seluruh lintas yang ada di wilayahnya. Pemeriksaan ini guna memastikan kondisi lintas siap operasi menyambut libur panjang  akhir tahun.
Jelang Natal dan Tahun Baru, Seluruh Lintasan KA di Wilayah Daop 5 Purwokerto Disidak
Manajemen PT KAI Daop 5 Purwokerto mengecek lintas menjelang masa angkutan natal dan tahun baru.
Sidak yang dipimpin langsung oleh Vice President (VP) Daop 5 Purwokerto, Dwi Erni Ratnawati, bersama seluruh manajer dan para quality control (QC), dilakukan sejak 7 November 2017.

Sidak pada hari pertama, dilakukan dengan menggunakan lori/ dressin motoris, dari Stasiun Purwokerto rombongan bertolak kearah utara. Lintas Tegal sampai dengan Purwokerto dipilih pertama untuk dilaksanakan pemeriksaan.

Pemeriksaan yang kedua dilaksanakan pada Selasa, 14 November 2017 dimulai dari Stasiun Kutoarjo hingga Stasiun Purwokerto. Sedangkan pemeriksaan yang ketiga dilaksanakan Kamis, 16 November 2017, diawali dari Stasiun Banjar hingga Stasiun Kroya.

PT KAI secara penuh mempersiapkan berbagai aspek keamanan dan keselamatan bagi para pengguna jasanya. Pemeriksaan yang dilaksanakan di seluruh wilayah PT KAI Daop 5 ini mencakup pemeriksaan jalur, titik-titik rawan yang dimiliki, jembatan, terowongan, wesel, dan kemampuan SDM dalam menghadapi masa posko.

 Menurut VP Daop 5, Dwi Erni Ratnawati, pemeriksaan sudah dilaksanakan tiap hari oleh unit-unit bersangkutan di setiap wilayah kerjanya. Namun dia tidak mau bertaruh hanya melihat data yang disampaikan kepadanya tiap harinya.

“Kami wajib mengetahui dan memastikan bahwa pemeliharaan dan pengendalian resiko keselamatan sudah dilaksanakan dengan baik dan handal. Saya tidak mau bertaruh untuk keselamatan karena keselamatan adalah hal mutlak,” terangnya.

Hasil pemeriksaan tersebut akan segera digunakan sebagai bahan penyusunan strategis pola rencana operasi (Renop) menghadapi angkutan natal dan tahun baru 2018.

Adapun beberapa instruksi yang diberikan di tiap kedatangan di tiap stasiun. Meliputi, kebersihan toilet, peningkatan pelayan kepada publik, pelaporan potensi resiko, pemasangan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) agar ditempat yang mudah dilihat dan diambil.

Sedangkan beberapa temuan yang harus segera ditindak lanjuti diantaranya kondisi cat stasiun yg sudah kelihatan kusam, bancik stasiun agar segera ditambah, ketersediaan P3K.

“Terkait potensi yang mengancam keselamatan KA harus dilaksanakan seketika, tidak ada toleransi sebelum masa angkutan NATARU semua kondisi Sarana dan Prasarana harus handal, " tegasnya.

Sementara itu, sesuai dengan Instruksi Direksi PT KAI, masa angkutan Nataru akan dilaksanakan selama 17 hari. Terhitung mulai 22 Desember 2017 hingga 7 Januari 2018.(*)
Powered by Blogger.