Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Setrojenar Dilanjutkan

www.inikebumen.net BULUSPESANTREN - Pencarian terhadap satu korban hilang terseret ombak Pantai Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, dilanjutkan pagi ini, Selasa 7 November 2017. Pencarian dilakukan oleh Tim SAR gabungan, yang dimulai pukul 07.00 WIB pagi ini.

Pencarian Korban Tenggelam di Pantai Setrojenar Dilanjutkan
Para relawan melakukan apel di Pantai Setrojenar Kecamatan Buluspesantren, sebelum melakukan pencarian terhadap korban hilang akibat terseret ombak.
"Pencarian ini kami lanjutkan karena masih ada satu korban belum ditemukan," ujar Bako Humas BPBD Kebumen, Heri Purwoto, kepada inikebumen.net, Selasa pagi.

Pencarian yang dipimpin Basarnas Cilacap itu melibatkan SAR Elang Perkasa, PMI Kebumen, SAR Lawet Perkasa, Orari, Rapi, SAR Tunas Kelapa, Track/Trabas, Senkom Mitra Polri, Kebumen Rescue, serta petugas Pemadam Kebakaran dan Satpol PP.

Satu korban tenggelam di Pantai Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, ditemukan sudah meninggal dunia. Korban bernama Nurul Diah (19) ditemukan nelayan 10 kilometer dari lokasi kejadian, Senin 6 November 2017 sekitar pukul 08.00 WIB. Jenasah korban sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Sedangkan satu korban, hingga berita ini diturunkan belum berhasil ditemukan.

Sebelumnya, sepasang kekasih asal Purbalingga yang sedang berwisata di Pantai Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, hilang terseret ombak pantai selatan, Minggu 5 November 2017 sore.

Korban bernama Dwi Arif Ismoyo (22) warga RT 04 RW 01 Desa Babakan, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga dan kekasihnya, Nurul (19), Minggu siang datang berwisata di Pantai Setro Jenar. Sebelum hilang ditelan ombak, keduanya sempat ditolong oleh penjaga pantai dengan melemparkan ban dalam, namun tidak berhasil.(*)
Powered by Blogger.