Terbuka untuk Umum, Pameran Tosan Aji Kebumen Dibuka Hari ini

www.inikebumen.net KEBUMEN - Pameran pusaka nusantara atau Pameran Tosan Aji di Meotel Kebumen dibuka hari ini, Rabu, 20 Desember 2017. Rencanaya pameran  berskala nasional yang baru pertama kali ini bakal dibuka oleh Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad.

Terbuka untuk Umum, Pameran Tosan Aji Kebumen Dibuka Hari ini
Staf Ahli Bupati Kebumen, RAI Ageng Sulistyo Handoko, memegang sebilah keris pada acara slametan Pameran Tosan Aji di Meotel Kebumen, Selalsa malam, 19 Desember 2017.
Sejumlah peserta maupun praktisi pusaka nusantara sudah mulai terlihat berdatangan ke Meotel Kebumen, sejak tadi malam, Selasa, 19 Desember 2017. Mereka berasal dari berbagai kota dari Jawa Timur seperti Trenggalek, Malang, dan Tuban. Sedangkan dari Jawa Tengah, hingga tadi malam yang sudah hadir berasal dari Banjarnegara, Semarang, Solo, Klaten, Purworejo dan Jogja.

Ketua Panitia Pameran Tosan Aji, Sumarmo, menjelaskan, panitia terpaksa membatasi jumlah peserta dan koleksi pusaka yang akan dipamerkan. "Sudah ada 200 koleksi yang siap dipamerkan. Kami terpaksa membatasi ini karena terbatasnya tempat menaruh pusaka-pusaka itu," ujar Sumarmo, bersama panitia lainnya, Ahmad Ainul Yaqin, disela-sela acara slametan tadi malam.

Sumarmo, mengatakan selain pameran, acara yang akan berlangsung mulai 20-22 Desember 2017 ini juga akan diisi Sarasehan Tosan Aji, yang menghadirkan para pakar keris nusantara. Tak hanya itu, selama acara berlangsung juga akan ada bazar pusaka di halaman hotel bintang tiga satu-satunya yang ada di Kebumen tersebut.

"Setiap harinya buka mulai pukul 09.00 sampai 21.00 WIB. Ini semuanya terbuka untuk umum. Siapa saja boleh datang kesini," kata Sekcam Sadang ini.

Di tempat yang sama, Penasehat Paguyuban Tosan Aji Brajabumi Kebumen, RAI Ageng Susilo Handoko, menambahkan pada pameran tersebut akan menampilkan berbagai pusaka nusantara. Dengan porsi 60 persen pusaka lokal yang ada di Kabupaten Kebumen dan sisanya berasal dari luar daerah.

"Ini untuk mengenalkan berbagai pusaka yang ada di Kebumen, agar masyarakat tahu kalau disini juga banyak pusaka," tutur pria yang juga Staf Ahli Bupati Kebumen.

Menurutnya, acara tersebut untuk mengedukasi masyarakat yang selama ini menganggap pusaka sebagai barang klenik. Padahal, kata dia, pusaka merupakan murni hasil budaya leluhur.

"Ini yang salah kaprah selama ini. Maka melalui acara seperti ini kita ingin mengenalkan kalau ini betul-betul produk budaya," tegasnya.(*)

Powered by Blogger.