Dilarang Pacaran, Devi Nekat Susul Kekasihnya ke Jakarta

www.inikebumen.net GOMBONG - Kisah menghilangnya Devi Flaviana (21), mahasiswa Stikes Muhammadiyah Gombong, sempat viral di jejaring sosial. Banyak warganet yang mengunggah kabar hilangnya Devi ke media sosial.

Dilarang Pacaran, Devi Nekat Susul Kekasihnya di Jakarta
Pihak keluarga Devi dan keluarga kekasihnya dipertemukan di Polsek Gombong, Kamis 4 Januari 2018.
Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kapolsek Gombong AKP Hendrie Suryo Liquisasono, Devi berhasil ditemukan pada Kamis, 4 Januari 2018 sekitar pukul 07.00 WIB saat turun dari mobil travel bersama kekasihnya, di jalan desa dekat rumahnya.

Devi dilaporkan hilang ke Polsek Gombong pada 30 Desember 2017 lalu. Rupanya dia pergi ke Jakarta menjemput kekasihnya Willy Saputra (28), yang bekerja sebagai konsultan di salah satu perusahaan swasta di Ibukota.

Devi menghilang setelah diantar orangtuanya untuk mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang diselenggarakan kampusnya di Puskesmas Kuwarasan, pada 26 Desember 2017. Berdasarkan informasi dari pihak kampus, Devi tidak pernah berangkat mengikuti KKN.

Dari keterangan kampus itulah, akhirnya keluarga mencari keberadaan Devi. "Pihak keluarga juga sudah meminta tolong kepada para teman kuliahnya untuk membantu mencarikan. Bahkan, ada juga yang mengunggah kabar hilangnya Devi di medsos, sehingga viral," ujar Hendrie.

Devi sebetulnya dilarang keluarganya untuk berpacaran dengan Willy Saputra yang berstatus duda anak satu. Bahkan, Devi dekat dengan Willy Saputra sejak masih sekolah dibangku SMA. Keluarga melarang Devi berpacaran karena alasan masih sekolah.

"Mungkin agar Devi ini fokus kuliah dulu. Jadi sama orangtuanya dilarang. Devi anak tunggal di keluarganya," terang AKP Hendrie.

Menurutnya, kasus tersebut bukan kasus pidana. Terlebih keduanya sudah dewasa. "Polsek Gombong hanya sebagai penengah dalam masalah ini, sekaligus melakukan pembinaan kepada sepasang kekasih ini," imbuhnya.

Kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan. Polisi juga menghadirkan kedua belah pihak keluarga, untuk bermusyawarah. (*)

BACA JUGA:
Menghilang 10 Hari, Mahasiswa Stikes Muhammadiyah Gombong Ditemukan Bersama Kekasihnya

Powered by Blogger.