Kartu ATM Diganjal, Warga Sempor Kehilangan Rp 65 Juta

www.inikebumen.net SEMPOR - Penipuan dengan modus mengganjal lubang kartu di mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) masih marak terjadi di Kebumen. Pelaku mengganjal lubang kartu menggunakan sepucuk tusuk gigi. Kemudian pelaku berpura-pura akan menolong korban.

Kartu ATM Diganjal, Warga Sempor Kehilangan Rp 65 Juta
Petugas mengecek mesin ATM yang digunakan korban di Indomaret Desa Jatinegara, Kecamatan Sempor.
Agung Riswanto (55), warga Desa Bejiruyung, Kecamatan Sempor, harus kehilangan tabungannya sebesar Rp 65 juta saat ATM miliknya terganjal dan macet di mesin ATM BRI di Indomaret Desa Jatinegara, Kecamatan Sempor, Selasa 30 Januari 2018.

Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar, melalui Kasubbag Humas AKP Masngudin, menjelaskan saat kejadian korban hendak melakukan transaksi di mesin ATM tersebut sekitar pukul 10.00 WIB.

"Namun saat korban memasukkan kartu ATM, selanjutnya tidak bisa dikeluarkan (tertelan) seperti ada yang mengganjal," ujar AKP Masngudin, Selasa malam.

Saat korban panik, kata dia, ada seorang pria menghampiri korban untuk membantu mengeluarkan. Tanpa sadar, korban memberikan PIN ATM kepada pria tersebut. Tidak sampai di situ saja. Drama kejahatan semakin rapih, saat si pria meminta korban untuk pulang mengambil pinset di rumah.

Korban yang pada saat itu pulang ke rumah terkejut. Tiba tiba ada pesan masuk melalui SMS Banking di ponselnya telah ada transaksi uang sebesar Rp 65 juta.

Korban yang panik, saat itu juga melaporkan ke Polsek Sempor mengenai kejadian itu. "Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan. Petugas di lapangan masih melakukan penyelidikan kasus itu," terangnya.

Menurutnya, modus kejahatan ganjal mesin ATM bukan hal pertama di Kabupaten Kebumen. Bahkan kasus semacam ini marak terjadi di beberapa kota di luar Kebumen.

AKP Masngudin, menghimbau masyarakat agar lebih waspada jika akan bertransaksi di mesin ATM. "Jika perlu, saat akan menggunakan mesin ATM, alangkah baiknya kita gunakan mesin yang berbeda di kantor Bank. Jika terjadi masalah segera laporkan ke petugas Satpam yang berada di bank," tandasnya.(*)
Powered by Blogger.