Sudah Dilarang! Masih Banyak Warga di Kebumen yang Ambil Air KASM Gunakan Botol

www.inikebumen.net KEBUMEN - Keberadaan Kran Air Siap Minum (KASM) yang dibangun PDAM Tirta Bumi Sentosa Kebumen disambut baik oleh masyarakat. Sebab, hampir setiap hari fasilitas yang difungsikan sejak 22 Desember 2017 itu dimanfaatkan warga untuk sekedar meminum segarnya air Reverse Osmosis (RO) tersebut.



Sudah Dilarang! Masih Banyak Warga di Kebumen yang Ambil Air KASM Gunakan Botol
Anak-anak meminum air minum langsung dari Kran Air Siap Minum (KASM) milik PDAM Tirta Bumi Sentosa di kawasan Alun-alun Kebumen.
Bahkan hampir sering dijumpai rombongan anak-anak SD yang didampingi oleh guru mereka mencoba meminum air dari kran yang disediakan untuk umum itu. Namun, sayangnya beberapa warga tidak mengindahkan himbauan dari PDAM yang melarang warga mengambil air minum tersebut menggunakan wadah.

Banyak dijumpai warga menggunakan botol maupun wadah lainnya untuk mengambil air dari kran yang diresmikan oleh Bupati Kebumen Mohammad Yahya Fuad, bersamaan dengan Peringatan Hari Ibu 22 Desember 2017 lalu. Mereka beralasan meminum langsung dari kran susah dilakukan, sehingga terpaksa menggunakan wadah.

Selain itu ada juga yang sengaja mengambil menggunakan wadah untuk bekal perjalanan maupun dibawa pulang. "Saya ambil pakai botol untuk dibawa pulang," kata Suwito, warga Kecamatan Pejagoan, Selasa 16 Januari 2017.

Suwito mengaku sudah beberapa kali mengambil air minum menggunakan botol dari KASM Alun-alun Kebumen di depan Gedung DPRD Kebumen. Air yang diambilnya itu digunakan untuk keperluan minum di rumahnya. "Airnya segar enak ada manis-manisnya. Ini gratis lagi," ucapnya.  

Berbeda dengan Suwito, Jatmiko (47), warga Kebumen, mengaku sering mengambil air minum dari KASM tersebut. Namun, dia lebih memilih langsung dari kran. Dia beralasan, KASM disediakan untuk minum di tempat, bukan untuk dibawa pulang. "Ini fasilitas umum, pemerintah daerah sudah menyediakan gratis. Ya sudah kita manfaatkan seperlunya saja," tutur Jatmiko.

Terpisah, Direktur PDAM Tirta Bumi Sentosa Kebumen, Zein Musta'in, membenarkan banyak masyarakat antusias dengan adanya KASM. Namun, demikian pihaknya menyayangkan masih ada warga yang mengambil air menggunakan wadah. "Alhamdulillah dari segi keamanan maupun perawatan itu nggak masalah. Kita harus menjaga bareng-bareng," kata Zein Musta'in.

Pihaknya, menghimbau masyarakat memanfaatkan air minum dari KASM seperlunya, tidak perlu mengambil menggunakan wadah. "Saya tetap menganjurkan tidak menggunakan wadah apapun. Karena KASM itu untuk minum di tempat," tegasnya.

Apalagi kualitas air minum di KASM Kebumen terbaik di Indonesia. Air yang disediakan PDAM Tirta Bumi Sentosa Kebumen merupakan air Reverse Osmosis (RO). Berbeda dengan KASM di tempat lain yang prosesnya hanya menggunakan ultra violet.

Zein mengungkapkan, 20 hari sejak difungsikan pada 22 Desember 2017 lalu, dua KASM yang terpasang sudah menghabis air RO sebanyak 15 kubik. Yakni 10 kubik di KASM di depan Gedung DPRD Kebumen, dan 5 kubik di KASM di depan perkantoran Sekretariat Daerah (Setda). "Rata-rata dalam sehari habis 1 kubik," ucapnya.

PDAM Tirta Bumi Sentosa Kebumen menargetkan akan menambah dua KASM lagi di kawasan Alun-alun Kebumen. Yakni pada Februari mendatang satu KASM akan di barat dibangun di barat Alun-alun di depan Masjid Agung Kauman Kebumen. "Satu lagi di depan Penopo Kabupaten, tapi yang itu menunggu pembangunan taman air mancur selesai dulu," imbuhnya.(*)

Powered by Blogger.