Untuk Kembangkan Bibit Kelapa Genjah Entok, Pemkab Kebumen Bakal Kerjasama dengan Meksiko

www.inikebumen.net JAKARTA - Meski menjadi kabupaten yang memiliki lahan terluas sebagai penghasil kelapa, pohon kelapa yang ada di Kebumen didominasi pohon yang sudah tua. Sehingga produktivitasnya menurun.
Untuk Kembangkan Bibit Kelapa Genjah Entok, Pemkab Kebumen Bakal Gandeng Negara Mexico
Pohon kelapa genjah entok yang mulai banyak tumbuh di Kebumen.
Wakil Koordinator Koalisa Pemerintah Kabupaten Penghasil Kelapa, Mohammad Yahya Fuad, mengatakan rata-rata pohon kelapa di Kabupaten Kebumen sudah berusia antara 20-40 tahun, sehingga sangat menjulang tinggi.

"Karena itu pula, khususnya bagi petani penderes, anak-anaknya enggan untuk menjadi penderes karena pohonnya terlalu tinggi. Karena itu koalisi pemerintah kabupaten penghasil kelapa, kita mencoba mengurai permasalahan mendasar bagi daerah penghasil kelapa," ujar pria yang juga menjabat Bupati Kebumen, pada Rapat Kerja Koalisi Pemerintah Kabupaten Penghasil Kelapa di Hotel Maxxone Jakarta, Senin 8 Januari 2018.

Menurutnya, salah satu yang paling mendesak saat ini adalah peremajaan tanaman kelapa. Untuk peremajaan pohon kelapa ini, Koalisi Pemerintah Kabupaten Penghasil Kelapa nantinya akan melakukan kerjasama dengan negara Mexico baik dibidang teknologi maupun pembibitan tanaman kelapa. "Mexico sudah cukup dikenal sebagai negara penghasil bibit kelapa Genjah entog terbaik di dunia," ucapnya.

Yahya Fuad, mengungkapkan Kabupaten Kebumen akan mengembangkan bibit tanaman pohon kelapa genjah entok yang memiliki berbagai keunggulan. Kelapa Genjah Entok pada usia 3 tahun sudah berbuah, ketinggian pohon hanya 2,5 meter, dan buah kelapanya juga cukup besar serta bisa diambil niranya.

"Sehingga bagi penderes tak lagi kesulitan untuk menaiki pohon kelapa yang cukup tinggi seperti sekarang ini. Berbeda dengan pohon kelapa genjah lainnya, genjah entok bIsa diambil niranya," terangnya.

Kabupaten Kebumen akan segera melakukan percepatan pembibitan kelapa genjah Entok. Pembibitannya tidak dilakukan secara konvensional akan tetapi melakukan kerjasama langsung dengan Mexico. Yakni dengan mengadopsi teknologi pembibitannya.

"Jika pembibitan kita lakukan secara konvensional maka kita akan tertinggal. Saat ini kita tengah butuh 2 sampai 3 juta bibit  pohon genjah entog yang harus diberikan kepada masyarakat kebumen. Jika dilakukan pembibitan secara konvensional maka butuh waktu mininal 10 tahun," paparnya.

Sememntara itu, rapat tersebut dihadiri oleh 247 pemerintah kabupaten dari seluruh Indonesia. Koalisi ini dibentuk pada 27 November 2017 di Gorontalo, sebagai Koordinator Koalisi Bupati Gorontalo. Sedangkan, Bupati Kebumen menjadi wakil koordinator.(*)

BACA JUGA: 
Kebumen Miliki Tanaman Pohon Kelapa Terluas Ketiga di Pulau Jawa
Powered by Blogger.