Minat Baca Masyarakat Kebumen Diklaim Melejit

www.inikebumen.net KEBUMEN - Angka kunjungan masyarakat ke perpustakaan daerah yang berada di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kebumen selama dua tahun terakhir meningkat cukup tajam.


Minat Baca Masyarakat Kebumen Diklaim Melejit
Plt Sekda Kebumen Mahmud Fauzi, mengunjungi salah satu stand komunitas di Pameran Buku dan Community Fair 2018 di halaman Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kebumen.

Data Disarpus Kabupaten Kebumen pada tahun 2016 lalu jumlah masyarakat yang berkunjung sebanyak 114.714 orang. Kemudian meningkat menjadi 137.771 orang di tahun 2017 atau naik sebesar 12 persen.

Plt Sekda Mahmud Fauzi, mengatakan angka ini menunjukan telah terjadi peningkatan minat baca masyarakat Kabupaten Kebumen. Dengan peningkatan ini sangat penting karena bisa menjadi awal sebuah perubahan positif.

"Begitu pentingnya membaca, sampai-sampai wahyu pertama kepada Rasulullah adalah perintah membaca. Di samping itu, kebiasaan membaca juga akan membentuk masyarakat yang Unggul  dan Berdaya. Sesuai dengan Visi Pembangunan Daerah kita," kata Mahmud Fauzi, pada Pembukaan Pameran Buku dan Community Fair 2018, di halaman Kantor Disarpus Kebumen, Selasa 27 Februari 2018.

Menurutnya, dengan adanya pameran buku ini diharapkan masyarakat tergerak untuk membaca buku, agar memiliki masa depan yang lebih baik. Membaca sebagai kunci membangun peradaban bangsa dan memperluas wawasan.

"Membaca juga dapat merangsang otak untuk berpikir kritis dan kreatif serta menghasilkan karya yang yang bermanfaat. Membaca juga menjadi media pencerahan  sekaligus  motivator  untuk menyongsong  masa depan  yang lebih baik," ujarnya.

Sementara itu, pameran buku dipusatkan di halaman Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kebumen digelar mulai 27 Februari hingga 15 Maret 2018. Sedangkan community fair 2018 diselenggarakan mulai 27 Februari hingga 5 Maret mendatang.

Kepala Disarpus Kebumen, Anna Ratnawati, menjelaskan pameran buku diselenggarakan atas kerjasama dengan Diva Pers Yogyakarta. Sementara, Community Fair 2018 diikuti oleh sedikitnya 25 komunitas yang selama ini memanfaatkan perpustakaan untuk menggelar berbagai kegiatan. Diantaranya, Komunitas UMKM, Kebumen Mengajar, Kebumen Berdaya, Kebumen Mengopi, Gubug Aksara dan komunitas lainnya.

Pameran buku digelar sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan kegemaran membaca masyarakat. Menyediakan buku-buku berkualitas dengan harga murah merupakan alternatif untuk membantu kebutuhan masyarakat akan buku. Sekaligus bentuk wisata edukatif sebagai ajang menumbuhkan kecintaan terhadap buku.

"Kegiatan ini juga untuk memfasilitasi komunitas untuk mengembangkan bakat dan kemampuannya guna mengembangkab kapasitas diri. Serta kelompoknya agar lebih berdaya," terangnya.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatangan naskah kerjasama antara Kepala Disarpus Kebumen dengan Kepala Rutan Kebumen. Yang berisi tentang layanan perpustakaan keliling.

"Ini untuk memperluas jangkauan layanan perpustakaan keliling. Sekaligus untuk memberi kesempatan kepada warga binaan mendapat layanan perpustakaan keliling," imbuhnya.

Selain itu, juga diserahkan bantuan buku kepada sepulu kepala desa yang telah menyiapkan Rintisan Titik (Rintik) pustaka desa baru. Yaitu, Desa Tanuharjo Kecamatan Alian, Sitirejo Kecamatan Klirong, Pejengkolan Kecamatan Padureso, Sidomukti Kecamatan Adimulyo. Kemudian, Desa Kalibangkang Kecamatan Ayah, Seboro Kecamatan Sadang, Karangtengah Kecamatan Karanggayam, Tugu Kecamatan Buayan. Selanjutnya, Desa Bagung Kecamatan Prembun dan Poncowarno Kecamatan Poncowarno.(*)  
Powered by Blogger.