Baznas Kebumen Salurkan Dana Zakat Rp 670 Juta untuk 1.554 Penerima

www.inikebumen.net KEBUMEN - Sebanyak 49 penyandang disabilitas mendapat bantuan kursi roda pada pentasyarufan zakat infak dan shodaqoh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kebumen tahap I tahun 2018.

Baznas Kebumen Salurkan Dana Zakat Rp 670 Juta untuk 1.554 Penerima
Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, didampingi Ketua Baznas Kebumen H Djatmiko, secara simbolis menyerahkan alat penunjang kesehatan
Pentasyarufan yang dilakukan di kantor baru Baznas Kebumen itu, untuk penerima dari wilayak Kecamatan Pejagoan, Kebumen, Buluspesantren, Alian, Karangsambung dan Sadang.

Tak hanya itu, pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan penunjang kesehatan berupa kruk untuk 7 penerima. Kemudian, penunjang alat dengar 17 penerima. Sedangkan, alat bantu kesehatan lain yang diserahkan, yaitu 10 walker, dan 5 buah tongkat.

Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, kepada perwakilan penerima. Pada kesempatan itu juga diserahkan bantuan rehab dan bedah rumah untuk kaum dhuafa. Penerima bantuan ini sebanyak tiga penerima, yaitu Siti Maemunah (Bumirejo, Kecamatan Kebumen), Poni (Desa Rahayu, Kecamatan Padureso) dan Muntamah (Desa Roworejo, Kecamatan Kebumen).

Adapun total penerima pentasyarufan tahap I tahun 2018 sebesar Rp 670 juta lenbih. Dengan rincian bantuan tunai untuk fakir miskin sebesar Rp 150 juta, bedah rumah senilai Rp 30 juta, bantuan kesehatan Rp 75 juta, penunjang kesehatan Rp 7,4 juta lebih, penunjang pendidikan Rp 17,2 juta lebih.

Selanjutnya, sabilillah perorangan Rp 125 juta, sabilillah lembaga (rumah zakat) Rp 30 juta. Kemudian, pemberdayaan ekonomi produktif Rp 158,1 juta lebih, mualaf Rp 250 ribu, biaya penunjang pendidikan anak SD/MI kurang mampu Rp 72 juta serta biaya pentasarufan Rp 5 juta.

Hadir pada acara yang sekaligus meresmikan gedung baru itu, Kepala Kantor Kemenag Kebumen Imam Tobroni, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kebumen, Perwakilan Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah. Serta pimpinan Baznas di wilayah eks Karesiden Kedu dan Banyumas. Peresmian itu ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz.

Yazid Mahfudz, mengungkapkan, bahwa Pemkab Kebumen pada 2011 telah menerbitkan Perda tentang Pengelolaan Zakat. Selain itu juga mendorong para ASN untuk zakat, infaq dan shodaqoh melalui Baznas Kabupatne Kebumen.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan sebuah langkah maju, ketika pemerintah pusat mewacanakan untuk menarik zakat profesi dari para PNS. Artinya, pemerintah dan aparat Pemkab Kebumen memiliki komitmen yang tinggi untuk berbagi. Sekaligus melaksanakan syariat agama serta mengentaskan kemiskinan.

"Kita tahu, zakat, infaq dan shadaqah merupakan solusi jitu untuk mengatasi kemiskinan. Juga merupakan ibadah yang bernilai besar. Bahkan pahalanya mengalir terus," tegasnya. 

Ketua Baznas Kebumen, H Djatmiko menegaskan, pentasyarufan tersebut murni menjalankan syariat agama, tidak ada tendensi yang bersifat kepentingan pribadi , golongan maupun politik tertentu. "Sehingga Baznas selalu mengutamakan pentasyarufan kepad asnaf yang tepat sasaran," tandasnya.(*)


BACA JUGA:

> Gus Yazid Resmikan Gedung Baru Baznas Kebumen Senilai Rp 1,5 Miliar
> Cerita Baznas Kebumen yang Berhasil Bangun Gedung Baru Senilai Rp 1,5 Miliar
Powered by Blogger.