Pemilu di Kebumen Diminta Contoh Pilkades Serentak

www.inikebumen.net KARANGANYAR - Pelaksanaan Pilgub Jateng 2018 dan Pemilu 2019 di Kebumen diminta dapat berjalan seperti Pilkades serentak 2017 lalu. Yakni tidak ada praktek politik uang berupa wuwuran. Pernyataan itu disampaikan Kabag  Pemerintahan Setda Kebumen, Asep Nurdiana, pada  Pengukuhan 78 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Hotel Candisari Karanganyar, Jumat pagi 9 Maret 2018

Pemilu di Kebumen Diminta Contoh Pilkades Serentak
Ketua KPU Kebumen Paulus Widyantoro, menyerahkan SK pelantikan kepada perwakilan PPK Pemilu 2019
."September tahun 2017 lalu, kita sudah memperagakan Pilkades bersih ora wuwuran, untuk mengembalikan marwah desa. Kalau pun ada wuwuran, persentasenya sangat kecil. Kurang dari 10 persen. Jadi kita menjadi pioneer Pilkades bersih di Indonesia," ujar Asep Nurdiana, yang mewakili Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz.

Menurut Asep, dengan modal politik tersebut, Pemilu 2019 dapat berlangsung lebih bersih. Sehingga terpilih pemimpin yang amanah. Para PPK hendaknya dapat menjadi penyelenggara Pemilu yang bersih, bermartabat, menginspirsi tumbuhnya pemimpin-pemimpin yang baik. 

"Mari kita lahirkan pemimpin Negara yang baik, melalui Pemilu 2019 yang bersih dan legitimate," kata Asep Nurdiana.

Ia berharap PPK yang baru dilantik amanah, dapat bekerja secara profesional dan penuh tanggungjawab. Sehingga Pemilu 2019 dapat berjalan sesuai aturan dan legitimate. 

"Insya Allah, pada tahun 2019 nanti kita akan melaksanakan Pemilu Legisatif dan Pemilu  Presiden dan Wakil Presiden. Jadi, tahun 2019 adalah tahun politik yang cukup sibuk," kata Asep Nurdiana.

Bahkan, lanjut Asep, atmosfir politiknya sudah terasa mulai sekarang. Artinya, agenda demokrasi tersebut sangat penting dan mendapat perhatian  besar. Karena itu, tidak ada pilihan lain selain menyelenggarakannya dengan sebaik-baiknya.

Mennurutnya, peranan  PPK  sebagai  penyelenggara  pemilihan di tingkat kecamatan, sangat penting dan menjadi  salah satu  kunci suksesnya sebuah Pemilu. Karena itu, pihaknya minta PPK yang dilantik bisa menjadi penyelenggara Pemilu yang berkualitas. Yakni, penyelenggara  yang  memiliki   integritas, profesional, netral serta  memiliki kejujuran. Dan spirit  kejujuran  ini  penting. Karena hanya dengan penyelenggara yang jujurlah  maka hasil Pemilu  akan dipercaya oleh masyarakat.

"Karena itu, saya berpesan dari sekarang,  setiap anggota PPK agar benar-benar mempersiapkan diri dengan baik. Buktikan bahwa saudara-saudara layak untuk mendapatkan kepercayaan sebagai PPK. Dengan senantiasa menunjukkan dedikasi dan kinerja yang baik, berpegang teguh pada asas-asas pemilu serta aturan-aturan yang berlaku," paparnya.(*)

BACA JUGA: 
KPU Kebumen Kukuh 78 PPK Pemilu 2019
Powered by Blogger.