Muncul Group Serahkan Bantuan ke Ponpes yang Menampung Penderita Gangguan Jiwa

www.inikebumen.net KARANGSAMBUNG - Dipimpin langsung oleh Ownernya, Muncul Group menyerahkan bantuan kepada Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin di Desa Wadasmalang, Kecamatan Karangsambung.
Muncul Group Serahkan Bantuan ke Ponpes yang Menampung Penderita Gangguan Jiwa
Keluarga besar Sugeng Budiawan, pengusaha sukses Kebumen, menyerahkan bantuan sembako, sarung hingga peralatan mandi kepada Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin.
Keluarga besar Muncul Group memberikan bantuan berupa paket sembako, peralatan ibadah, peralatan mandi, hingga sejumlah uang tunai, Selasa 17 April 2018. 
Rombongan Muncul Group, ini disambut oleh pengasuh pondok pesantren tersebut, Kyai Fahrudin dan puluhan santri.

Pemilik Muncul Group, Sugeng Budiawan, mengaku bantuannya itu diberikan untuk meringankan beban Kyai Fahrudin, yang selama ini seorang diri mengurus santrinya yang menderita gangguan jiwa. Selain itu, penyerahan bantuan itu juga bertepatan dengan ulang tahun anaknya.

"Mudah-mudahan ini dapat membantu. Saya berharap ini tidak hanya sekali ini, tapi bisa berkelanjutan nantinya," kata Sugeng Budiawan, pengusaha sukses asal Kecamatan Karanganyar ini.

Pemilik Beranda Eatery, Meotel Kebumen, 3D Studio Kebumen dan sejumlah dealer ini juga mendoakan para santri yang menderita gangguan jiwa segera sembuh dan kembali ke masyarakat. "Mudah-mudahan cepat sembuh dan kembali ke keluarganya," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin, yang diasuh Kyai Fahrudin, menampung 47 santri, yang terdiri dari 37 santri laki-laki dan 10 santri perempuan. Dari jumlah itu terdapat 18 orang masih menderita gangguan jiwa, serta beberapa sisanya sudah sembuh dan dilibatkan mengurus pondok pesantren.

Pesantren miliknya inilah dijadikan tempat untuk merehabilitasi mental untuk orang yang mengalami gangguan jiwa. Tak sedikit pasien yang telah sembuh setelah menjalani terapi.

Bahkan, beberapa diantaranya berasal dari pindahan rumah sakit gangguan jiwa yang kondisinya tidak mungkin bisa kembali normal. Pondok pesantren yang berdiri pada tahun 2002 ini telah berhasil mengobati lima ratusan pasien gangguan jiwa yang berasal dari dalam dan luar Kabupaten Kebumen.

Tidak seperti di Padepokan Mbah Marsiyo, penanganan ODGJ di pondok pesantren ini tidak menggunakan metode dipasung. Seseorang yang mengalami gangguan kejiwaan sangat sulit untuk bisa berkomunikasi dengan baik. Anehnya, pasien yang mengalami gangguan jiwa, jika sudah berada di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin menjadi nurut dan bisa diajak komunikasi dengan baik layaknya manusia normal.(*)

BACA JUGA:

Ponpes Hidayatul Mubtadiin Tampung Santri Penderita Gangguan Jiwa Hingga Sembuh
Powered by Blogger.