Tingkatkan Pembinaan Warga Binaan, Rutan Kebumen Jalin Kerjasama dengan 3 Institusi Sekaligus

www.inikebumen.net KEBUMEN - Plt Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menghadiri penandatanganan Nota Kesepahaman antara Rutan Kebumen dengan Kantor Kemenag, Polres Kebumen dan BPBD Kebumen. Acara nota kesepahaman bersama terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi warga binaan tersebut digelar di Rutan Kebumen, Selasa 17 April 2018.

 Tingkatkan Pembinaan Warga Binaan, Rutan Kebumen Jalin Kerjasama dengan 3 Institusi Sekaligus
Kepala Rutan Kebumen Soetopo Barutu, menendatangani nota kesepahaman dengan tiga institusi di Kebumen, Selasa 17 April 2018.
Turut hadir menyaksikan, Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah Ibnu Chuldun, Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar, Kajari Kebumen Erry Pudyanto Marwantono, Kepala Kantor Kemenag Kemenag Kebumen Imam Tobroni.

Plt Bupati Kebumen Yazid Mahfud, dalam sambutannya menyampaikan Pemkab Kebumen mengapresiasi atas kesepahaman tersebut yang muaranya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

"Khususnya bagi warga binaan Rutan Kebumen agar kelak menjadi manusia-manusia yang memiliki kepribadian yang baik, bermanfaat bagi diri maupun keluarganya, serta lingkungan masyarakat sekitarnya," kata Yazid Mahfudz.

Yazid Mahfudz, mengaku prihatin dengan angka kriminalitas yang terjadi di Kebumen. Terutama kasus pencurian yang jumlahnya mencapai 56 kasus. Tingginya angka kriminalitas ini, menurut dia, disebabkan oleh faktor ekonomi.

"Untuk mengeliminir angka kriminalitas ini, Pemkab Kebumen hingga kini terus berupaya dan komitmen untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan. Khususnya menumbuhkembangkan usaha mikro kecil dan menengah," ujarnya.

Kepala Rutan Kelas IIB Kebumen, Soetopo mengatakan jumlah warga binaan Rutan Kebumen saat ini mencapai 208 dari kapasitas 113 orang. Dari angka tersebut, 44 orang di antaranya residivis dan 6 adalah anak serta 4 perempuan.

Kasus yang paling menonjol yakni pencurian dengan 59 orang, asusila 51 orang, perjudian 19 orang, penggelapan 14 orang, dan narkoba 8 orang. "Dengan hal ini kami rasa pengamanan dan pembinaan diperlukan kemitraan dengan lembaga lain,” kata Soetopo.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah, Ibnu Chuldun, berharap sinergitas Rutan dengan lembaga pemerintah lainnya di Kebumen dapat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi bagi warga binaan Rutan Kebumen. "Melalui program-program pembinaan mental dan spiritual agar kelak mereka menjadi manusia yang lebih bermanfaat," tandasnya.(*)
Powered by Blogger.