Wow! Kebumen Kini Miliki Pulau Baru

www.inikebumen.net AYAH - Menteri Sosial RI Idrus Marham meresmikan Pulau Momongan yang terletak di kawasan muara Sungai Bodo di Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Senin 2 April 2018. Peresmian tersebut merupakan rangkaian dari Peringatan HUT ke-14 Taruna Siaga Bencana (Tagana) yang dipusatkan di Pantai Logending.

Wow! Kebumen Kini Miliki Pulau Baru
Mensos Idrus Marham bersama Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, melepas burung saat meresmikan Pulau Momongan di muara Sungai Bodo Desa Ayah, Kecamatan Ayah, Senin 2 April 2018 (foto: Humas Pemkab Kebumen)
Peresmian itu ditandai dengan dibentangkannya spanduk bertuliskan Pulau Momongan, yang dilanjutkan dengan pelepasan seribu burung emprit dan peking. Kemudian, Mensos bersama Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menanaman bibit mangrove serta melepas kepiting bakau di pulau tersebut.
Mensos Idrus Marham, mengatakan diresmikannya Pulau Momongan karena di kawasan tersebut terdapat hamparan mangrove seluas 55 hektare. Yang penanamannya diinisiansi oleh Tagana Kebumen bernama Sukamsi. Yang juga merupakan Tagana Teladan Nasional tahun 2017.

Penanaman mangrove ini, lanjutnya, merupakan upaya mitigasi bencana. Ide ini muncul setelah terjadinya tsunami Pangandaran. Pada saat itu, Sukamsi merangkul anak-anak jalanan, gelandangan, pengemis, pengamen, dan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) lainnya untuk bersama-sama menanam mangrove.

Sukamsi mulai menanam mangrove sejak tahun 2006. Saat itu ia mengajak 27 PMKS agar tidak lagi berada di jalanan. Kamsi menampung mereka di "Rumah Singgah Empati" yang bernaung di bawah yayasan yang ia dirikan secara swadaya bernama Yayasan Nurani Bangsa.

"Tidak mudah mengajak mereka. Perlu pendekatan cukup lama karena mereka terbiasa berada di jalanan. Ngamen sebentar dapat uang. Kalau menanam mangrove harus menunggu bertahun-tahun tapi manfaatnya dirasakan masyarakat dan lingkungan. Keberadaan mereka memberi manfaat untuk sesama," katanya.

"Pulau itu merupakan hasil kerja dari para pejuang Tagana, itu prestasi Tagana. Ini bisa menjadi contoh Tagana lain di Indonesia," kata Idrus Marham.(*)

Powered by Blogger.