Dengan Pengeras Suara, Polisi Pariwisata Kebumen Minta Wisatawan Tak Mandi di Laut

www.inikebumen.net - PURING - Imbauan agar para pengunjung obyek wisata pantai agar tidak mandi di laut terus diintensifkan. Polres Kebumen menerjunkan Polisi Pariwisata (Polpar) untuk melakukan patroli di sejumlah obyek wisata pantai yang ada di Kabupaten Kebumen.  
Dengan Pengeras Suara, Polisi Pariwisata Minta Wisatawan Tak Mandi di Laut
Dua orang polisi wanita dari Polres Kebumen melakukan patroli di obyek wisata Pantai Suwuk, Puring.
"Hadirnya Polpar di tempat rekreasi itu untuk mengawal para wisatawan yang tengah berlibur," terang Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar, melalui Kabag Ops Polres Kebumen AKP Cipto Rahayu.

AKP Cipto menjelaskan, wisata Pantai di Kebumen tergolong bahaya. Bahaya di sini artinya, sepanjang garis pantai Kebumen terkenal besar ombaknya. "Kemungkinan terseret sangat besar. Jadi kita terjunkan Polpar untuk menghimbau para pengunjung pantai," kata AKP Cipto Rahayu.

Dengan dibekali pengeras suara, Polpar yang terdiri empat personel itu mengimbau kepada para pengunjung tidak mandi di laut dan segera menepi ke daratan.

Sebelumnya, seorang pelajar berinisial IB (14) warga Desa Kedungbulus, Kecamatan Sempor terseret ombak di Pantai Bopong, Puring, pada Sabtu 16 Juni 2018 kemarin. Beruntung pada kejadian itu, IB berhasil diselamatkan.

Berdasarkan data yang diterima Polres Kebumen untuk tahun 2018, total ada 10 kejadian. Dari data itu, 3 dinyatakan hilang dan 7 lainnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.(*)
Powered by Blogger.