Header Ads

LKPJ APBD 2017, Realisasi Pendapatan dan Belanja Tahun Lalu Dibawah Target

www.inikebumen.net KEBUMEN - Penyerapan anggaran pada APBD Kabupaten Kebumen tahun 2017 lalu ternyata tidak memenuhi target. Untuk belanja daerah dari anggaran sebesar Rp 2,360 triliun lebih terealisasi sebesar Rp 2,113 trilun lebih atau hanya 89,53 persen.
LKPJ APBD 2017, Realisasi Pendapatan dan Belanja Tahun Lalu Dibawah Target
Pada hari pertama masuk kerja usai cuti Lebaran, DPRD Kebumen menggelar rapat paripurna dengan agenda Penyampaian Raperda Pertanggungjawaban APBD 2017, Kamis 21 Juni 2018.
Hal itu terungkap dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Kebumen tahun anggaran 2017 kepada DPRD Kabupaten Kebumen, Kamis 21 Juni 2018.

Plt Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, mengatakan realisasi belanja daerah apabila dibandingkan dengan realisasi tahun anggaran 2016 sebesar Rp 2,283 triliun lebih mengalami penurunan sebesar 7,46 persen. Namun dalam prosentasenya realisasi belanja 2017 (89,13 persen) mengalami kenaikan dibanding tahun 2016 (87,33 persen).

"Untuk Transfer yang dianggarkan sebesar Rp 520,431 miliar lebih terealisasi 99,37 persen atau sebesar Rp 517,138 miliar lebih," terang Yazid Mahfudz, saat membacakan pengantar draf Raperda LKPJ APBD 2017 dihadapan Rapat Paripurna DPRD Kebumen, kemarin.

Pada pos pendapatan daerah tahun anggaran 2017 juga tidak optimal. Yakni realisasi pendapatan sebesar Rp 2,713 triliun lebih atau 99,04 persen dari target. Realisasi pendapatan daerah apabila dibandingkan dengan tahun 2016 yang sebesar Rp 2,606 triliun lebih terjadi kenaikan sebesar 4,10 persen.

"Kontribusi masing-masing jenis pendapatan terbesar didominasip pendapatan transfer sebesar 83,46 persen dan PAD sebesar 16,35 persen, sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar 0,19 persen," ujarnya.

Target PAD tahun lalu sebesar Rp 437,343 miliar lebih terealisasi sebesar Rp 443,608 miliar lebih atau sebesar 101,43 persen. Pendapatan transfer realisasinya sebesar Rp 2,264 triliun lebih dari target sebesar Rp 2,264 triliun lebih atau 98,43 persen.

Sedangkan penerimaan lain-lain pendapatan daerah yang sah terealisasi sebesar Rp 5,214 miliar. Merupakan pendapatan hibah yang diterima Pemkab Kebumen dari Pemerintah Pusat. Dengan rincian sebesar Rp 2,499 miliar hibah air minum PDAM, hibah sanitasi sebesar Rp 1,155 miliar dan hibah air minum perdesaan sebesar Rp 1,560 miliar.

Untuk Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) tahun anggaran 2017 sebesar Rp 224,135 miliar lebih. Dari SILPA tersebut sebesar Rp 18,389 miliar lebih merupakan SILPA BLUD RSUD Dr Soedirman,  kemudian SILPA BLUD Puskesmas sebesar Rp 8,258 miliar lebih dan sisa dana Bantuan Operasional Sekolah pada SMPN dan SDN di wilayah kabupaten Kebumen per 31 Desember 2017 sebesar Rp 1,804 miliar lebih.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Cipto Waluyo, dihadiri oleh 27 anggota DPRD Kebumen. Pj Sekda Mahmud Fauzi, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Kebumen hadir pada rapat paripurna perdana usai cuti bersama Lebaran.

Selanjutnya, delapan fraksi DPRD Kebumen dijadwalkan bakal menyampaikan pandangan umumnya terhadap raperda tersebut pada siang ini, Jumat 22 Juni 2018.(*)
Powered by Blogger.