WASPADA! Ombak Pantai di Kebumen Ganas, Wisatawan Diminta Tak Mandi di Laut

www.inikebumen.net KEBUMEN - Hingga bulan keenam di tahun 2018 ini sedikitnya ada 10 kasus kecelakaan laut di wilayah Kabupaten Kebumen. Dari jumlah itu 10 korbannya dinyatakan meninggal dunia. Bahkan beberapa diantaranya hingga saat ini masih ada jenazahnya yang belum ditemukan.
WASPADA! Ombak Pantai di Kebumen Ganas, Wisatawan Diminta Tak Mandi di Laut
Pantai Suwuk di Desa Tambakmulya, Kecamatan Puring, mulai ramai dipadati pengunjung (Ilustrasi)
Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kabag Ops AKP Cipto Rahayu, mengatakan berdasarkan data Polres Kebumen untuk tahun 2018, total ada 10 kejadian. Dari data itu, 3 dinyatakan hilang dan 7 lainnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

"Ini angka yang lumayan serius," kata AKP Cipto Rahayu, Sabtu pagi, 16 Juni 2018.

Menurutnya, kecelakaan laut didominasi karena korban sengaja mandi di pantai saat berwisata. “Data yang kami rangkum, para korban tewas karena sengaja mandi di pantai saat berwisata,” ujarnya.

Peristiwa kecelakaan Laut yang paling mengejutkan belum lama ini, yaitu anak dan bapak warga Kecamatan Kutowinangun tewas terseret ombak saat mandi di Pantai Laguna Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, pada 22 April 2018.

Dalam peristiwa itu, anaknya yang bernama M Ikbal Ardiyansah (14) sampai saat ini belum ditemukan jasadnya. Sedangkan Ayahnya, Suharmanto, tubuhnya berhasil ditemukan, namun dalam keadaan sudah tidak bernyawa pada hari yang sama.

Berkaitan dengan data itu, Polres Kebumen mengimbau kepada para wisatawan untuk mematuhi peraturan dengan tidak mandi di pantai. “Angka itu sudah cukup tinggi, kepada Wisatawan kami harapkan untuk tidak mandi. Sudah terlalu banyak korban,” tandasnya.(*)

Powered by Blogger.