Zakat Fitrah di Masjid Agung Kebumen Lebih Tinggi dari Edaran Kemenag

www.inikebumen.net KEBUMEN - Berbeda dengan edaran dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, Masjid Agung Kauman Kebumen menerima zakat fitrah dari masyakat sedikit lebih tinggi.
Zakat Fitrah di Masjid Agung Kebumen Lebih Tinggi dari Edaran Kemenag
Seorang warga membayar zakat fitrah di Sekretariat Masjid Agung Kauman Kebumen, Kamis sore.
Panitia Zakat Fitrah Masjid Agung Kauman Kebumen menetapkan takaran 1 sho' beras jenis beras setara dengan 3 kilogram. Jika diuangkan, untuk harga beras kualitas paling rendah jenis IR 64 dengan harga Rp 27.000 per orang. Besaran tersebut karena harga beras IR 64 sebesar Rp 9.000 per kilogramnya.

Kemudian, harga beras jenis  Mentikwangi sebesar Rp 12.000 per kilogramnya, sehingga besaran zakat fitrahnya sebesar Rp 36.000 per orang. Sedangkan jenis beras Rajalele harga per kilogramnya sebesar Rp 13.000, sehingga besaran zakat fitrahnya sebesar Rp 39.000 per orang.

Sementara itu, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kebumen, menetapkan takaran 1 sho' beras jenis Rajalele setara dengan 2,85 kilogram. Kemudian beras jenis Mentikwangi setara 2,85 kilogram dan beras jenis IR 64 setara 2,75 kilogram.

Untuk harga beras kualitas paling rendah jenis IR 64 dengan harga Rp 9.000 per kilogram, sehingga besaran zakat fitrahnya sebesar Rp 25.000. Kemudian, harga beras jenis Mentikwangi sebesar Rp 12.000 per kilogram, dengan besaran zakat fitrah sebesar Rp 34.500 dan harga beras Rajalele sebesar Rp 13.000 per kilogram, sehingga zakat fitrah untuk beras jenis ini sebesar Rp 37.500.

"Besaran zakat fitrah di Masjid Agung itu sesuai dengan kesepakatan panitia zakat fitrah," kata Pengurus Harian Takmir Masjid Agung Kaumen Kebumen, Sutrimo, kepada inikebumen.net, Kamis 14 Juni 2018.

Sutrimo, mengatakan Panitia Zakat Fitrah Masjid Agung Kauman Kebumen mulai menerima masyarakat yang akan menyalurkan zakat fitrahnya sejak Kamis pagi. "Sebenarnya kami sudah melayani zakat fitrah sejak awal puasa. Tapi secara penuh waktu kamimulai H-2 Lebaran," ujarnya.

Ia melanjutkan, panitia telah menyiapkan petugas penerima, pencatat, dan petugas penimbang yang siap melayani atau menerimakan zakat fitrah dari masyarakat.

“Insya Allah kami akan mengelola amanah dari para muzakki (orang yang membayar zakat) dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.(*)
Powered by Blogger.