Setelah Pukul Istrinya dengan Martil, Warga Puring ini Terjun dari Pohon Kelapa

www.inikebumen.net KEBUMEN - Diduga cemburu yang berlebihan, suami tega aniaya istrinya hingga kritis di Desa Sitiadi Kecamatan Puring Kebumen, Minggu 19 Agustus 2018.
 Setelah Pukul Istrinya dengan Martil, Warga Puring ini Terjun dari Pohon Kelapa
Korban saat mendapat perawatan
Bahkan sang istri yang diketahui bernama Marfungatun (46), harus dilarikan ke rumah sakit setelah dianiaya oleh suaminya sendiri Suwarno (45).

Setelah melakukan penganiayaan kepada isterinya, menurut sejumlah saksi di lapangan, Suwarno langsung terjun dari pohon kelapa di dekat rumahnya hingga tewas.

Kasus ini pun ditangani oleh Polsek Puring dan Inafis Polres Kebumen.

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah luka pada bagian kepala Marfungatun akibat benturan.

Selanjutnya, Suwarno ditemukan meninggal di bawah pohon kelapa.

"Saat tetangga korban mencoba menolong korban, warga mendengar benda jatuh yang diduga adalah tersangka yang jatuh dari pohon kelapa," jelas Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar melalui Kabag Ops Polres Kebumen Kompol Cipto Rahayu.

Lanjut Kompol Cipto, kejadian itu terjadi pada hari Minggu sekitar pukul 02.00 dini hari.

Keterangan dari para tetangga, tersangka cemburu kepada korban karena sering dekat dengan pria lain. Dimungkinkan hal ini buntut dari cemburu tersebut.

Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RS Purwogondo. Polisi masih melakukan penyelidikan kasus tersebut dan telah mengamankan barang bukti martil yang diduga sebagai alat untuk menganiaya korban.(*)
Powered by Blogger.