Tersambar Logawa, Pelajar SMA Pejagoan ini Tewas

www.inikebumen.net PEJAGOAN - Perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Desa Kedawung, Kecamatan Pejagoan, kembali memakan korban. Ibnu Wahyu Nugroho (15), warga Desa Trikarso, Kecamatan Sruweng, meninggal dunia karena tersambar Kereta Api Logawa, Rabu pagi.
 Tersambar Logawa, Pelajar SMA Pejagoan ini Tewas
Jenazah korban saat diperiksa petugas di RSUD Kebumen.
Informasi yang berhasil dihimpun, pelajar yang masih duduk dikelas 10 SMA Pejagoan ini tersambar kereta api saat akan mengikuti lomba gerak jalan dalam rangka HUT ke-73 RI di Kecamatan Pejagoan.

"Saat menyebrang menggunakan sepeda motor, dimungkinkan korban tidak tahu kalau ada kereta melintas dari arah barat. Kecelakaan pun tidak bisa dihindari," terang Kapolsek Pejagoan AKP R. Widiyanto.

Korban tewas di perlintasan Kereta Api tanpa palang pintu di Rel Kereta Api KM 449+3/3 Desa Kedawung, Kecamatan Pejagoan oleh Kereta Api Logawa jurusan Purwokerto-Jember sekitar pukul 06.48 WIB.

Menerima informasi kejadian tersebut, Polsek Pejagoan bersama dengan Tim Inafis Polres Kebumen melakukan olah TKP. Selanjutnya jenazah korban dibawa ke RSUD Kebumen untuk divisum.(*)


Powered by Blogger.