Pesta Kriya Jadi Ajang Belajar dan Mengapresiasi Wirausaha Lokal di Kebumen

www.inikebumen.net GOMBONG - Untuk keempat kalinya, Roemah Martha Tilaar menyelenggarakan Pesta Kriya, sebuah festival yang mengusung misi edukasi di bidang kewirausahaan dan kerajinan lokal Kebumen.
Pesta Kriya Jadi Ajang Belajar dan Mengapresiasi Wirausaha Lokal di Kebumen
Roemah Martha Tilaar menyelenggarakan Pesta Kriya, sebuah festival yang mengusung misi edukasi di bidang kewirausahaan dan kerajinan lokal Kebumen.
Festival yang berlangsung Jumat hingga Sabtu 21-23 September 2018 ini diisi berbagai stand edukasi dari para pengusaha kecil dan mikro Kebumen.  Mulai dari bidang kerajinan rakyat, pertanian, fashion dan jasa. Selain itu juga akan diberikan berbagai pelatihan dan demo terkait dengan berbagai bidang tersebut.

Marcomm Roemah Martha Tilaar, Alona Ong mengungkapkan Pesta Kriya tahun ini memberi penekanan lebih besar pada aspek edukasi dan pembangunan apresiasi masyarakat terhadap produk lokal dan terhadap dunia wirausaha.

“Pesta Kriya tahun ini memang akan ada banyak perbedaan daripada perhelatan tahun sebelumnya. Kami sudah bersepakat dengan teman-teman UKM untuk lebih memberikan perhatian pada proses edukasi dan penguatan brand usaha mereka. Karena itu jumlah transaksi bukan lagi menjadi tolok ukur keberhasilan, melainkan intensitas komunikasi antara pengunjung dengan pemilik usaha yang menjadi sasaran”, terang Alona.

Sebagai contoh, di stand kerajinan pandan,pengunjung dapat langsung belajar cara menganyam pandan. Bahkan disediakan pula alat praktek model Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) yang merupakan sarana memperkaya desain produk pandan.

Sementara di stand pertanian jamur, pengunjung dapat melakukan kegiatan pembuatan log media tanam jamur, penanaman bibit hingga membuat olahan sate jamur.

Ketua Panitia Pelaksana, Annisa Haq mengungkapkan bahwa Pesta Kriya kali ini diikuti oleh empatpuluh pengusaha kecil dan mikro di Kebumen. Selain menampilkan hasil dan proses produksi, mereka juga diminta membuat kegiatan-kegiatan edukatif di masing-masing stand. Diharapkan proses ini selain akan memperkuat brand masing-masing usaha juga akan membangkitkan semangat wirausaha di tengah masyarakat.

Annisa menambahkan bahwa Pesta Kriya kali ini mendapatkan perhatian yang cukup besar dari masyarakat. Selain kalangan sekolah, beberapa agen pariwisata juga telah menyampaikan kabar untuk membawa rombongan.

“Kami senang bahwa apresiasi dari sekolah sangat tinggi. Sudah ada beberapa sekolah yang berkoordinasi dengan kami untuk membawa siswanya dalam rangka studi lapangan. Dan yang mengejutkan ada juga biro wisata  dari Yogyakarta dan Jakarta yang memasukkan event ini dalam kunjungan klien mereka,” jelas Anissa.

Ditambahkan oleh Nisa, dalam Pesta Kriya kali ini para pengisi stand memang diseleksi dan mendapat pendampingan khusus untuk merancang isi dan tata tampilnya.

“Kami berharap cara ini akan memunculkan sebuah event pameran yang berkualitas untuk menjadi sarana edukasi dan rekreasi, tidak saja bagi masyarakat Kebumen namun juga bagi para wisatawan dari luar,” tambah alumnus Ilmu Komunikasi, Universitas Indonesia ini.(*)
Powered by Blogger.