Dari Porprov Jateng di Solo, Kontingen Kebumen Gagal Penuhi Target

www.inikebumen.net SURAKARTA - Kontingen Kabupaten Kebumen dipastikan gagal memenuhi target masuk 20 besar dalam perolehan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng XV di Kota Solo. Sebab, hingga Kamis pagi, 25 Oktober 2018 peringkat Kabupaten Kebumen semakin terpuruk berada di posisi juru kunci perolehan medali sementara.
Dari Porprov Jateng di Solo, Kontingen Kebumen Gagal Penuhi Target
Pejudo Kebumen berlaga melawan atlet judo Surakarta di GOR UNS Solo.
Kontingen Kabupaten Kebumen berada di peringkat 35 dari 35 kabupaten/kota yang mengikuti ajang empat tahun sekali itu. Yakni dengan mengoleksi total 22 medali, dengan rincian 1 medali emas, 7 perak dan 14 perunggu.

Peringkat Kebumen kalah dari Kontingen Kabupaten Wonosobo, yang pada Rabu siang 24 Oktober 2018 berada di posisi paling buncit. Namun, pada sore hari Wonosobo berhasil menyabet tiga emas dari cabor arung jeram, atletik dan pencak silat putra.

Prestasi Kabupaten Kebumen jauh berada dibawah kabupaten/kota lain di eks Karesidenan Kedu. Yakni Kota Magelang di peringkat 16 dengan mengoleksi 13 emas, 16 perak dan 16 perunggu. Kabupaten Magelang di peringkat 18 dengan koleksi medali 12 emas, 5 perak dan 19 perunggu, Kabupaten Temanggung di peringkat 22 dengan 8 emas, 14 perak dan 17 perunggu.

Kabupaten Wonosobo diperingkat 30 dengan 3 emas, 7 perak dan 13 perunggu dan Kabupaten Purworejo diposisi 31, dengan memeroleh 3 emas, 3 perak dan 12 perunggu. 

Ketua Umum KONI Kabupaten Kebumen, Sri Hartanto, mengatakan meski tidak mencapai target namun pada Porprov kali ini dapat menyumbangkan satu emas. Sedangkan, pada Porprov empat tahun lalu Kabupaten Kebumen hanya berhasil mendapat 7 perak dan 5 perunggu.

"Tapi baru kali ini dapat emas sejak tahun 2009, ini artinya ada peningkatan pembinaan olahraga di Kebumen, walaupun belum meningkatkan peringkat," tegas Sri Hartanto, saat mendampingi atlet judo bertanding di GOR UNS Solo, Rabu siang.

Menurutnya, belum terpenuhinya target tersebut disebabkan oleh sejumlah persoalan. Mulai dari pembiayaan hingga tidak adanya pemusatan latihan. "Begitu pra kualifikasi, atlet Kebumen latihan mandiri," ujarnya.

Pada Porprov Jateng XV tahun 2018, sebanyak 164 atlet memperkuat kontingen Kabupaten Kebumen. Selain itu juga 40 official, pelatih dan panitia 36 orang. Mereka diterjunkan pada 20 cabang olahraga yang terbagi 78 nomor lomba dan tanding untuk bersaing dengan 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Porprov Jateng XV diikuti 6.343 atlet, 1.864 official dari 35 kontingen kabupaten/kota, 46 cabang olahraga, dan 693 nomor pertandingan.

Selama pelaksanaan Porprov Jateng 19-25 Oktober 2018, para kontingen memperebutkan 693 medali emas, perak dan 952 mendali perunggu. Adapun venue pertandingan tersebar di sejumlah daerah.

Selain Solo sebagai tuan rumah, ada beberapa venue lain seperti Sukoharjo ada 10 venue, Boyolali ada enam venue, Karanganyar ada lima venue. Pembagian venue dilakukan karena ada cabang olahraga yang tidak bisa dilakukan di Solo seperti paralayang, golf, dan arung jeram.(*)
Powered by Blogger.