Manfaatkan Operet, Puskesmas Kebumen 3 Berikan Penyuluhan CTPS

www.inikebumen.net KEBUMEN - Mendapat tugas memberikan penyuluhan cuci tangan pakai sabun (CTPS) dalam peringatan Hari CTPS se Dunia tingkat Kabupaten Kebumen, Rabu 17 Oktober 2018, tim dari Puskesmas Kebumen 3 memilih operet sebagai medianya.
 Manfaatkan Operet, Puskesmas Kebumen 3 Berikan Penyuluhan CTPS
Puskesmas Kebumen 3 memilih operet sebagai media penyuluhan cuci tangan pakai sabun
"Pilihan bentuk operet dalam penyuluhan karena sasaran kami adalah siswa SD. Konsentrasi mereka untuk mendengarkan tentu belum sebanyak yang dimiliki orang dewasa," jelas Andri Rosita, petugas Puskesmas Kebumen 3 yang membuat ide cerita operet tersebut.

Peringatan Hari CTPS tingkat Kabupaten Kebumen memang diselenggarakan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kebumen. Sehingga mayoritas yang mengikuti adalah anak usia SD.

"Agar lebih menarik perhatian, operet kami buat interaktif," imbuhnya.

Ia menjelaskan, penggunaan media operet untuk penyuluhan bukan yang pertama kalinya. Sebelumnya di SMA Negeri 2 Kebumen, tim Puskesmas Kebumen 3 juga pernah menggunakan media teatrikal yang dipadu dengan audio visual untuk penyuluhan.

BACA JUGA:
Peringatan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia Digelar di MIN 1 Kebumen

Dalam operet yang digelar untuk penyuluhan hari CTPS, tim Puskesmas Kebumen 3 mementaskan cerita tentang dua orang ibu dan dua orang anak. Dua orang anak, yaitu Upil (diperankan oleh Nisrina Sofiana) dan Ipul (Adika Wahyu) sedang bermain di halaman. Datanglah Ibu Kuman (Andri Rosita) yang menyebarkan kuman diare, gatal, batuk, pilek dan lain-lain. Menyusul kemudian datang ibu (Suripah) yang mengajari kapan dan bagaimana cara cuci tangan.

Melalui media operet dijelaskanlah tujuh langkah cuci tangan yang benar sesuai anjuran badan kesehatan dunia WHO (World Health Organization). Menurut Andri Rosita, Puskesmas Kebumen 3 berusaha untuk selalu berinovasi dalam kegiatan promotif bagi masyarakat.

Wakil Kepala MIN 1 Kebumen yang mendampingi siswa-siswi MIN 1 Kebumen menilai penyuluhan dengan media operet tersebut sangat menarik dan mudah diterima.

"Anak-anak yang mengikuti acara sangat senang, karena operetnya memang menarik," katanya.(*)

Powered by Blogger.