Header Ads

Dinas Kesehatan Terima DBHCHT Terbesar di Kebumen

www.inikebumen.net KEBUMEN - Tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen menerima kucuran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebesar Rp 8,49 miliar lebih.
 Dinas Kesehatan Terima DBHCHT Terbesar di Kebumen
Petani tembakau di Karanggayam menjemur tembakau yang baru saja dipanennya.
Anggaran sebanyak itu digunakan untuk enam Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Antara lain, Dinas Kesehatan sebesar Rp 5,276 miliar, Dinas Pertanian dan Pangan Rp 1,269 miliar, Dinas Perindag Rp 600 juta, Disnaker KUKM Rp 1,2 miliar, Dinas Perkim LH Rp 125 juta dan Bagian Perekonomian Setda Kebumen Rp 20 juta.

Staf Ahli Bupati Kebumen, Suwedi, menjelaskan, terjadi perubahan pengaturan DBHCT tahun ini, diantaranya digunakan untuk mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dengan porsi minimal 50 persen.

Kriteria yang digunakan untuk pembagian DBHCHT kota/kabupaten adalah berdasarkan hasil produksi tembakau kering masing-masing daerah, jumlah produksi rokok, indeks pembangunan manusia, serta penyerapan anggaran tahun sebelumnya.

"Dana DBHCT ini dikembalikan ke masyarakat yang penggunaannya untuk mendanai peningkatan kualitas bahan baku, pembinaan lingkungan sosial, pembinaan lingkungan industri, sosialisasi ketentuan di bidang cukai dan pemberantasan barang kena cukai ilegal," kata Suwedi, saat membuka sosialisasi ketentuan cukai hasil tembakau di Hotel Candisari Karanganyar, belum lama ini.

Di Kabupaten Kebumen sendiri terdapat sepuluh kecamatan penghasil tembakau. Yakni Kecamatan Karanggayam, Karangsambung, Alian, Padureso, Prembun, Sadang, Sruweng, Pejagoan, Poncowarno dan Kutowinangun. Sedangkan dua kecamatan sebagai sentra industri rokok, terdapat di Kecamatan Gombong dan Kecamatan Sempor.(*)

Powered by Blogger.