Header Ads

Sebelum Wafat, KH Musyaffa Ali Tunjuk Gus Faiq jadi Penerus Mursyid Thoriqoh Syadziliyyah

www.inikebumen.net KEBUMEN - Satu tahun sebelum KH Musyaffa Ali, mengumumkan penerus Mursyid Thoriqoh Syadziliyyah. Pengumuman itu dilakukan bersamaan pada Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Pondok Pesantren Al Falah Somolangu Wetan Desa Sumberadi, Kecamatan Kebumen, pada 6 Desember 2017 silam.
 Sebelum Wafat, KH Musyaffa Ali Tunjuk Gus Faiq jadi Penerus Mursyid Thoriqoh Syadziliyyah
Muhammad Faiq Muflihin Al Hunaiv, penerus Mursyid Thoriqoh Syadziliyyah.
Musyaffa Ali menunjuk putranya,Muhammad Faiq Muflihin Al Hunaiv, untuk meneruskan Mursyid Thoriqoh Syadziliyyah.

"Mursyid Thoriqoh Syadziliyyah akan diteruskan oleh kakak saya, Muhammad Faiq Muflihin Al Hunaiv," ujar H Muh Zulvian Ikvina, adik dari Muhammad Faiq Muflihin Al Hunaiv.

Thoriqoh Syadziliyyah di Pondok Pesantren Al Falah Somolangu Wetan sebagai salah satu dari 44 tariqoh yang ada di dunia. Kemursyidan thoriqoh dari Asyekh Abdurrahman lalu diturunkan kepada Asyekh Thoifur Bin Abdurrahman lalu sekarang diamanahkan kepada menantunya KH Musyaffa’ Ali dan Hj Sakhiyyah Asna furaida Thoifur.

Mursyid Thoriqoh Syadziliyyah , KH Musyaffa Ali, tutup usia pada usia 76 tahun, pada Rabu dini hari, 14 November 2018 sekitar pukul 00.15 WIB karena sakit.

Ribuan pelayat mengantarkan pengasuh Pondok Pesantren Al Falah Somalangu Wetan Desa Sumberadi, Kecamatan Kebumen, ke peristirahatan terakhir.
Sejumlah tokoh berbondong-bondang menyampaikan duka cita ke kediaman tokoh ulama besar di Kebumen itu. Seperti Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, juga menyempatkan diri menyampaikan bela sungkawa.

Sebelum dimakamkan di Pemakaman Keluarga di Komplek Masjid Banyumudal di belakang Makam Syaikh Ibrahim asmoroqondi Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen, ribuan warga turut mensalatkan almarhum. Bahkan salat jenazah digelar hingga seratus kali.

Semasa hidupnya, KH Musyaffa Ali dikenal sebagai sosok ulama yang peduli dengan dunia pendidikan, baik agama maupun formal. Mursyid Thoriqoh Syadziliyyah juga memiliki ribuan santri yang tersebar di nusantara.(*)

Powered by Blogger.