Header Ads

TMMD Sengkuyung Tahap III di Puring Resmi Ditutup

www.inikebumen.net PURING - Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung tahap III tahun 2018 resmi ditutup oleh Komanda Kodim 0709 Kebumen Letkol Inf Zamril Piliang. Penutupan ditandai dengan upacara di lapangan Desa Madureja, Kecamatan Puring, Senin 13 November 2018.
TMMD Sengkuyung Tahap III di Puring Resmi Ditutup
Wakil Bupati Yazid Mahfudz bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah meninjau talud yang dibangun pada kegiatan TMMD di Desa Madurejo, Kecamatan Puring.
Selama 30 hari pelaksanaan TMMD di Desa Madurejo, Kecamatan Puring, berhasil membangun talud jalan sepanjang 422,54 meter dengan tinggi 1 meter.
Selain itu, juga berhasil merehab lima Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Yaitu rumah milik Sutrisno, warga Dukuh Seroja RT 04 RW 02, rumah milik Muh Damiri, warga Dukuh Kepudang RT 05, dan rumah milik Sampen warga Dukuh Tunggalsari RT 01 RW 01. Rumah milik Pardi warga Dukuh Tunggalsari RT 02 RW 01 dan rumah Rajiman warga Dukuh Seroja RT 04 RW 02.

Tak hanya kegiatan fisik, TMMD juga bakal diisi dengan kegiatan non fisik. Diantaranya penyuluhan bela negara dan kesadaran berbangsa dan bernegara, penyuluhan Kadarkum dan narkoba. Kemudian, penyuluhankesehatan PHBS, PMS dan HIV/AIDS, penyuluhan percepatan penganekaragaman komsumsi berbasis lokal dan praktek dari Distapang Kabupaten Kebumen.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0709 Kebumen Kapten Inf Bambang Muldianto, menyampaikan kegiatan TMMD ke 103 dan Sengkuyung tahap III tahun 2018 digelar selama 30 hari. Yakni mulai 15 Oktober dan berakhir pada 13 November 2018.

"Kegiatan ini dalam rangka membantu meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah, melaksanakan kegiatan serbuan teritorial, mewujudkan ketahanan wilayah yang tangguh dan pelihara serta tingkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat," kata dia.

Hadir pada upacara penutupan, Wakil Bupati KH Yazid Mahfudz, Kapolres Kebumen AKBP Arief Bahtiar, Kepala Kejari Kebumen Erry Pudyatmo Murwantoro, serta sejumlah pejabat di jajaran Pemkab Kebumen.

Pada kesempatan itu, Letkol Inf Zamril Piliang membacakan Amanat dari KSAD menyampaikan, dengan berakhirnya TMMD, anggota Satgas TMMD dan masyarakat diminta untuk mempertahankan kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat yang telah dirasakan selama kegiatan TMMD.

"Tingkatkan semangat untuk bekerja dan membangun bersama, sebagai realisasi semangat gotong royong yang merupakan warisan asli bangsa kita," pintanya.

Selain itu, warga diminta memelihara hasil-hasil program TMMD ini dengan sebaik-baiknya untuk kemaslahatan seluruh warga masyarakat. "Teruslah membangun dan mengembangkan potensi desa masing-masing," tandasnya.(*)
Powered by Blogger.