Header Ads

Disabilitas Kebumen Tak Perlu Meratapi Kekurangannya

www.inikebumen.net KEBUMEN - Penderita disabilitas harus memiliki kepercayaan diri, tidak perlu meratapi hal-hal yang dialami.
Disabilitas Kebumen Tak Perlu Meratapi Kekurangannya
Para motivator acara General Motivation dan Pengenalan Profesi Bagi Disabilitas melakukan foto bersama usai acara di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen.
Salah satu cara untuk meningkatkan kepercayaan diri yakni dengan memotivasi diri di depan cermin. Kemudia, ketika keluar rumah juga harus dalam kondisi rapi, sehingga orang lain akan menghargai.

Hal itu disampaikan Motivatir Penyandang Disabilitas Sukses dari Jakarta, Angkie Yudistia, dalam acara General Motivation dan Pengenalan Profesi Bagi Disabilitas di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen, belum lama ini.

Acara dalam rangka Hari Disabilitas Internasional 2018 tersebut diselenggarakan oleh Ascenida Project bekerjasama dengan Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Kebumen.

Selain Angkie Yudistia, terdapat beberapa narasumber lainnya. Yaitu Irma Suryati, pemilik Mutiara Handycraftyang telah mengekspor produk produknya. Kemudian, Ketua Centre for Public Mental Health (CPMH) UGM, DR Diana Setyawati.

Pada paparannya, Irma Suryati, menyampaikan bahwa ketegaran mencapai kemandirian ekonomi para penyandang disabilitas menjadi sangat penting. Bahkan, menurut Irma, lebih penting daripada aksesbilitas spatial, karena orang disabilitas cenderung tidak mementingkan jalan-jalan.

Sementara, Diana makalahnya disampaikan oleh mantan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berhasil menjadi dosen di UGM, Sugianto. Dalam paparannya disampaikan bahwa fungsi keluarga dan pemerintah untuk menghilangkan stigma menjadi faktor yang membantu keberhasilan mantan ODGJ dalam bidang finansial.

Selain acara motivasi, pada kesemoatan itu juga diselenggarakan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis bagi penyandang disabilitas. Acara ini digelar atas kerjasama dengan RS PKU Muhammadiyah Gombong.

"Harapan dari pemeriksaan tersebut ditemukan potensi disabilitas yang progresif (bertambah parah)," kata Kepala Dinas Sosial dan PPKB Kebumen, Budi Satrio, yang juga hadir pada acara itu.(*)


Powered by Blogger.