Header Ads

Empat Tahun Berkarya, Roemah Martha Tilaar Memperluas Dampingan

www.inikebumen.net GOMBONG - Diusianya yang menginjak tahun keempat, Roemah Martha Tilaar (RMT) semakin mantap menjalankan program-program pemberdayaannya. Jalinan kerjasama pun sudah semakin luas. Selain dengan komunitas juga dengan pemerintah daerah, sekolah dan lembaga mitra lainnya.
Empat Tahun Berkarya, Roemah Martha Tilaar Memperluas Dampingan
Salah satu program unggulan dari Roemah Martha Tilaar. Kegiatan ini digelar rutin setiap setahun sekali.
Direktur Eksekutif Roemah Martha Tilaar, Reza Adhiatma, mengungkapkan perjalanan empat tahun bukanlah jalan yang selalu mulus. Diakui bahwa ada juga kegiatan yang tak berjalan lancar. Salah satu faktor penyebabnya adalah masih kurangnya pemahaman terhadap peta dan kondisi lokal Kebumen.

“Alhamdulillah selama empat tahun, berkat dukungan banyak pihak, berbagai kegiatan yang kami lakukan semakin jelas wujudnya dansemakin terfokus. Di sisi lain kami juga menyadari semakin meningkatnya kompleksitas program seiring semakin detailnya pemetaan kondisi dan masalah yang kami susun”, ujar Reza, Kamis, 6 Desember 2018.

Salah satu kegiatan yang menonjol, Roemah Martha Tilaar sendiri hingga saat ini setidaknya telah menghasilkan dua kegiatan tahunan, yaitu Festival Dolanan Tradisional dan Pesta Kriya. Kedua kegiatan ini terbukti dari tahun ke tahun mengalami peningkatan baik dari sisi kualitas maupun jumlah pengunjung.

Ke depan, selain mendorong semakin tumbuhan inisiatif-inisiatif komunitas di wilayah Kebumen, Roemah Martha Tilaar juga akan semakin mendekatkan kegiatannya dengan lokasi dampingan.

“Hal ini sebenarnya sudah kita mulai di akhir 2018. Yang pertama kita membuat program pendampingan bagi para penganyam pandan di Desa Grenggeng.  Kedua, kami juga melaksanakan program pengembangan potensi remaja putri di SMP Purnama Sempor dan SMK Ma’arif 5 Gombong," paparnya.

Seorang pegiat wisata lokal, Adi Primanto mengungkapkan bahwa salah satu peran RMT dalam pengembangan dunia wisata adalah menjadi penghubung komunikasi banyak pihak.

“Sejauh yang saya amati dan alami, RMT juga menjadi sarana bagi komunitas penggerak wisata untuk menjalin kerjasama. Di lain pihak juga RMT sedikit banyak sudah berperan sebagai komunikator potensi wisata Kebumen ke cakupan yang lebih luas," kata dia.

Sementara itu, Kabid Ekonomi BAP3DA Kabupaten Kebumen, Yunita Prasetyani, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Roemah Martha Tilaar yang memiliki kontribusi dalam menularkan energi kreativitas di Kebumen.

Menurutnya, lewat berbagai kegiatan, pendampingan dan pelatihannya, RMT ibarat menyebarkan virus kreativitas bagi komunitas-komunitas di Kebumen. Khususnya di bidang usaha kecil, pariwisata dan ekonomi kreatif.

"RMT juga mampu menempatkan diri menjadi rumah, menjadi wadah bertemunya berbagai niat baik bagi kemajuan masyarakat,” ujar Yunita.

Hal senada diungkapkan juga oleh travel blogger Iqbal Kautsar. Menurut dia, RMT tidak hanya urun angan tapi juga turun tangan memberdayakan ide dan aksi untuk kebaikan masyarakat Kebumen.(*)
Powered by Blogger.