Wabup Kebumen Tinjau Lokasi Tanggul Jebol dan Jembatan Putus

www.inikebumen.net KEBUMEN - Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, meninjau langsung sejumlah titik yang diterjang bencana, Minggu 9 Desember 2018. Yakni tanggul jebol dan jembatan putus. Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan penanganan pascabencana berjalan lancar.
Wabup Kebumen Tinjau Lokasi Tanggul Jebol dan Jembatan Putus
Wakil Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, meninjau sejumlah titik lokasi bencana akibat hujan deras.
Lokasi yang dikunjungi pertama tanggul jebol di Desa Sugihwaras, Kecamatan Adimulyo. Kemudian, tanggul jebol di Desa Sekarteja, Kecamatan Adimulyo dan jembatan putus di Desa Kedungjati, Kecamatan Sempor.

Peninjauan itu didampingi oleh Sekda Ahmad Ujang Sugiono, Kepala Pelaksana BPBD Kebumen Eko Widianto, Kepala Dinas PUPR Slamet Mustolkhah, Kabag Humas Setda Kebumen Budhi Suwanto, serta sejumlah pejabat lainnya.

"Pemerintah daerah telah mendistribusikan bantuan logistik dan kita lakukan penanganan darurat," ujar Yazid Mahfudz, disela-sela tinjauannya.

Ribuan kandi disalurkan Pemkab Kebumen untuk menangani jebolnya tanggul. Dia berpendapat, perbaikan tanggul jebol dilakukan melalui penanganan darurat, yakni membuat beronjong atau benteng menggunakan kandi berisi tanah. "Selanjutnya dapat ditangani dengan pembuatan tanggul permanen," kata Wakil Bupati.

Selain itu, kata wabup, Pemkab Kebumen juga akan segera berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Serayu Opak.

Sedangkan, untuk jembatan putus di Desa Kedungjati, Kecamatan Sempor, akan dibangun jembatan darurat menggunakan bambu. "Biar aktivitas masyarakat tetap berjalan," tegasnya seraya mengimbau kepada masyarakat Kebumen supaya waspada.

Sementara itu, hujan deras yang mengguyur Kebumen pada Jumat malam hingga Sabtu dini hari 7-8 Desember 2018, menimbulkan bencana pada sejumlah titik. Selain banjir dan longsor, tanggul sungai Daerah Aliran Sungai (DAS) Telomoyo, persisnya di Desa Sugihwaras Kecamatan Adimulyo jebol.

Jebolnya tanggul sepanjang 10 meter dengan lebar 6 meter itu membuat air limpas dan menggenangi perumahan warga serta areal persawahan. Selain itu, dam irigasi yang berada dekat tanggul ikut terancam.

Tanggul jebol juga terjadi di Desa Sekarteja, Kecamatan Adimulyo dengan panjang sekitar 4 meter. Air menggenangi pemukiman warga setinggi 50 cm.

Data BPBD Kabupaten Kebumen, akibat hujan deras mengakibatkan bencana di 28 titik. Terdiri dari banjir, longsor hingga pohon tumbang. Dari jumlah itu, banjir dan longsor melanda masing-masing 5 kecamatan.

Lima kecamatan itu masing-masing, Sempor, Karanggayam, Sruweng, Pejagoan dan Karanganyar . Total ada 14 titik lokasi.
   
Adapun banjir juga terjadi di 5 Kecamatan. Masing-masing, Kecamatan Gombong, Kecamatan Adimulyo, Kecamatan Karanganyar, Kecamatan Kuwarasan dan Kecamatan Sempor. Banjir ini total terjadi di 9 titik lokasi.

Selebihnya, yakni 9 titik, berupa pohon tumbang yang tercatat di 5 titik lokasi. Masing-masing Desa Harjodowo Kecamatan Kuwarasan, Desa Sidobunder Kecamatan  Puring, Desa Donorojo Kecamatan Sempor, Desa Grogolpenatus Kecamatan Petanahan dan Desa Pasir Kecamatan Ayah. Tidak ada korban jiwa atau luka akibat kejadian ini.(*)
Powered by Blogger.