Hari ini, Pemkab Kebumen Terima Sertifikat Adipura Pertama

www.inikebumen.net KEBUMEN - Hari ini, Kabupaten Kebumen menerima penghargaan sertifikat adipura dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
Hari ini, Pemkab Kebumen Terima Sertifikat Adipura Pertama
TPA Kaligending di Desa Kaligending, Kecamatan Karangsambung, salah satu titik pendukung penilaian adipura.
Rencananya, sertifikat tersebut akan diterima langsung oleh Wakil Bupati Yazid Mahfudz, di Auditorium Dr Soedjarwo Gedung Manggala Wanabakti Jalan Gatot Subroto Jakarta, Senin pagi, 14 Januari 2019.

Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Kebumen, Edi Rianto, menjelaskan sertifikat adipura yang akan diterima itu merupakan penghargaan di bidang lingkungan hidup untuk tahun 2018 lalu. Sertifikat Adipura ini diperuntukkan bagi daerah yang bisa mendapatkan nilai lebih baik di banding tahun sebelumnya.

"Alhamdulillah. Ini adalah yang pertama kali diterima oleh Kabupaten Kebumen sejak adanya Adipura (1986)," terangnya.

Menurutnya, meski belum dapat meraih Piala Adipura, namun capaian ini menunjukkan komitmen Pemkab Kebumen untuk memperbaiki wajah dan citra kabupaten.

"Prestasi ini atas kerjasama semua elemen masyarakat Kebumen yang telah bahu membahu mewujudkan keinginan dan mimpi panjang selama ini untuk meraih Adipura," ujarnya.

Dengan diraihnya penghargaan tersebut, akan semakin memotivasi untuk menjadikan Kota Kebumen ijo royo-royo. Dirinya tetap berkomitmen untuk meraih Piala Adipura tahun 2019 ini. "Karena ibaratnya sekarang pondasinya sudah terbentuk tinggal ditingkatkan lagi," imbuhnya.

Setelah bertahun-tahun gagal menyabet Adipura, menjadi cambuk Kabupaten Kebumen untuk berbenah. Kebumen telah dinyatakan lolos penilaian tahap pertama (P1).

Bahkan, untuk pertama kalinya penilaian pertama (P1), Kebumen mampu mencapai nilai 75,13 dari standar nilai minimal 75. Dengan raihan tersebut, Kabupaten Kebumen berpotensi meraih penghargaan tertinggi supremasi kota bersih.

Selama ini salah satu penyebab terbesar gagalnya Kabupaten Kebumen meraih penghargaan Adipura karena permasalahan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPA) yang nilainya masih rendah. Namun, seiring dengan dibangunannya TPA Kaligending, saat ini permasalahan tersebut sudah terselesaikan.

Penilaian tahap dua (P2), juga sudah dilakukan oleh tim Adipura pada 15 Maret 2018 lalu. Adapun titik pantau pada P2 itu, yaitu titik pantau sebelumnya ditambah rumah ibadah.

Yakni Vihara di Jalan Kolonel Sugiyono Kebumen, Gereja Katolik St Yohanes Maria Vianney yang berada di Jalan Mayjen Sutoyo Kebumen dan Masjid Islamic Center di Jalan Tentara Pelajar Kebumen.

Adapun sejumlah titik pantau yang masih mendapat nilai rendah, diantaranya masih lemahnya pemilahan dan pengolahan sampah. Baik di perkantoran, sekolah dan pasar.(*)
Powered by Blogger.