Jelang Pemilu, Anggota GOW Kebumen Diimbau Pilih Caleg Perempuan Berkompeten

www.inikebumen.net KEBUMEN - Anggota Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kebumen diimbau tidak golput pada Pemilu 17 April mendatang. Bagi yang memiliki hak pilih agar menggunakan hak pilihnya dengan memilih pemimpin yang terbaik.
Jelang Pemilu, Anggota GOW Kebumen Diimbau Pilih Caleg Perempuan Berkompeten
Staf Ahli Bupati RAI Ageng Sulityo Handoko menyerahkan potongan tumpeng kepada Ketu Umum GOW Kebumen Ny Dede Siswoyo, Kamis, 31 Januari 2019.
Ketua GOW Kabupaten Kebumen Ny Dede Siswoyo, mengajak seluruh anggotanya agar memilih calon-calon wakil rakyat perempuan yang kompeten. Baik untuk DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten.

"Sehingga kuota 30 persen keterwakilan perempuan terpenuhi," kata Ny Dede Siswoyo, pada acara Resepsi HUT ke-59 Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kebumen di Pendopo Bupati, Kamis, 31 Januari 2019.

Menurutnya, dengan keterwakilan di parlemen maka akan meghasilkan kebijakan-kebijakan pemerintah yang responsif terhadap kepentingan perempuan. "Karena hanya perempuan yang tau kebutuhan perempuan," tergasnya.

Apalagi selama ini, lanjut dia, di tingkat desa usulan-usulan program perempuan pada kegiatan Musrenbangdes selalu kalah dengan program-program kegiatan fisik. "Oleh karenanya sekarang ada momen yang tepat untuk memperbaiki semua hal tersebut," imbuhnya.

Acara Resepsi HUT ke-59 GOW Kabupaten Kebumen berlangsung sederhana. Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Staf Ahli Bupati Kebumen RAI Ageng Sulityo Handoko, yang diserahkan kepada Ketua Umum GOW Kabupaten Kebumen Ny Dede Siswoyo.

Mewakili Wakil Bupati, Ageng Sulistyo Handoko, menyampaikan GOW merupakan wadah bagi kaum perempuan agar dapat menjalankan perannya. Termasuk dalam melahirkan anak-anak bangsa yang berkepribadian kuat, berkarakter konstruktif dan cinta tanah air.

"Semua itu dapat dicapai melalui peran serta perempuan dalam mendidik anak-anak mereka semenjak dini sehingga tumbuh menjadi generasi muda yang handal," ujarnya.

Hingga saat ini, kata dia, masih banyak kaum perempuan yang belum mengerti dan belum bisa menjalankan semangat emansipasi wanita. Hal tersebut salah satunya disebabkan oleh pola pikir yang masih tertinggal.

"Pemikiran bahwa tugas pembangunan hanya bagi kaum laki-laki saja. Tentunya melalui peran dan edukasi GOW, ke depannya kaum perempuan Kabupaten Kebumen dapat lebih eksis dalam pembangunan," kata dia.

Pihaknta berharap GOW benar-benar menunjukkan kapasitas organisasi yang lebih maju serta aktif membangun Kabupaten Kebumen. Di antaranya, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Kebumen, menurunkan angka stunting, gizi buruk, Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi dan lain sebagainya. Karena, persoalan tersebut, tidak dapat ditangani sendiri oleh pemerintah daerah, dibutuhkan kerjasama dengan semua pihak. Termasuk GOW dan masyarakat.

"Selain itu, GOW juga diharapkan dapat melaksanakan kaderisasi di organisasi, pendidikan, dan iptek, pembinaan mental dan budaya, sosial, kesehatan, dan lingkungan," tandasnya.((*)
Powered by Blogger.