Kelapa Varietas Genjah Entog Ditetapkan sebagai Varietas Lokal Kebumen

www.inikebumen.net KEBUMEN - Setelah ditetapkan sebagai wilayah sumber bibit Sapi Peranakan Ongole (PO) dari Menteri Pertanian RI, Kebumen juga baru saja ditetapkan sebagai sumber Kelapa Varietas Genjah Entog.
Kelapa Varietas Genjah Entog Ditetapkan sebagai Varietas Lokal Kebumen
Kelapa Varietas Genjah Entog
Kelapa Varietas Genjah Entog Kebumen telah dilepas sebagai verietas unggul baru oleh Direktorat Perkebunan Kementerian Pertanian RI pada sidang pelepasan varietas tanaman perkebunan di Kota Malang, Jawa Timur, pada 7-9 November 2018

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen, Pudji Rahaju, menjelaskan kelapa genjah entog memiliki berbagai keunggulan. Diantaranya, kelapa genjah Entog pada usia 3 tahun sudah berbuah, ketinggian pohon hanya 2,5 meter, dan buah kelapanya juga cukup besar serta bisa diambil niranya.

"Sehingga bagi penderes tak lagi kesulitan untuk menaiki pohon kelapa yang cukup tinggi seperti sekarang ini. Berbeda dengan pohon kelapa genjah lainnya, genjah entog bisa diambil niranya," terang Pudji Rahaju.

Kabupaten Kebumen menjadi kabupaten penghasil kelapa terbesar ketiga di Pulau Jawa. Kebumen hanya dikalahkan oleh Kabupaten Pandeglang, Banten dan Pangandaran, Jawa Barat. Sedangkan, di Indonesia Kabupaten Kebumen menduduki peringkat ke 14 sebagai daerah penghasil kelapa terluas.

Data Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen, luas lahan yang ditanami pohon kelapa di Kabupaten Kebumen mencapai 33.656 hektar. Dari jumlah itu 21.358 hektar pohon kelapa produktif, 11.800 hektar belum menghasilkan. Sedangkan, 498 hektar sudah tidak produktif karena tanaman sudah tua.

Dengan luasnya lahan tersebut, Kabupaten Kebumen sangat potensial menggenjot produksi kelapa. Meski memiliki lahan yang cukup luas, sayanganya tanaman pohon kelapa yang ada di Kabupaten Kebumen kurang terawat. Hal ini menjadi permasalahan yang harus segera diatasi.

Persoalan lainnya, pohon kelapa yang ada di Kebumen didominasi pohon yang sudah tua. Rata-rata usianya antara 20-40 tahun, sehingga sangat menjulang tinggi. Karena itu pula, khususnya bagi petani penderes, anak-anaknya enggan untuk menjadi penderes karena pohonnya terlalu tinggi.

Hadirnya Kelapa Varietas Genjah Entog ini diharapkan dapat menjadi solusi semua permasalah tersebut. Sehingga akan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat Kabupaten Kebumen.(*)
Powered by Blogger.