Selama 2018, Ratusan Ribu Orang Kunjungi Perpusda Kebumen

www.inikebumen.net KEBUMEN - Sepanjang tahun 2018, Perpustakaan Daerah (Perpusda) yang dikelola oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Disarpus) Kabupaten Kebumen, dikunjungi 139.165 orang. Jumlah itu meningkat bila dibangdingkan dengan tahun 2017 yang mencapai 137.771 orang.
Selama 2018, Ratusan Ribu Orang Kunjungi Perpusda Kebumen
Pengunjung perpustakaan membaca buku di ruang baca Perpustakaan di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kebumen.
Data Disarpus Kabupaten Kebumen pada tahun 2018 ini jumlah pengunjung perpustakaan, baik offline maupun online melampaui target. Yakni sebanyak 139.165 dari target 123.691 pengunjung.

Jumlah kunjungan ini meningkat tajam dibanding dengan dua tahun sebelumnya. Pada 2016 lalu jumlah masyarakat yang berkunjung sebanyak 114.714 orang. Kemudian meningkat menjadi 137.771 orang di tahun 2017 atau naik sebesar 12 persen.

Kepala Disarpus Kebumen, Anna Ratnawati, mengatakan angka ini menunjukan telah terjadi peningkatan minat baca masyarakat Kabupaten Kebumen. Dengan peningkatan ini sangat penting karena bisa menjadi awal sebuah perubahan positif.

"Angka kunjungan perpustakaan yang melebihi target ini tidak lepas dari program unggulan Disarpus dalam membangun budaya literasi masyarakat. Yakni Gerakan Wisata Pustaka Ceria," terang Anna Ratnawati.

Anna menjelaskan, Gerakan Wisata Pustaka Ceria adalah gerakan mewujudkan ekosistem literasi. Gerakan ini didukung dengan kebijakan dan pengembangan layanan yang relevan.

"Sehingga menjadikan perpustakaan sebagai pusat belajar, pusat ilmu pengetahuan, pusat kegiatan masyarakat dan sebagai tempat wisata edukasi yang nyaman, menyenangkan dan menggembirakan. Serta memberi kesan mendalam bagi penggunanya," ujarnya.

Menurutnya, program pustaka ceria ini Disarpus memberi sejumlah fasilitas layanan. Seperti penyediaan bioskop, story telling atau belajar dengan mendengarkan cerita. Kemudian, pelayanan belajar dengan praktek kursus/belajar komputer gratis, palayanan belajar dengan audio video serta belajar menggunakan alat peraga edukatif.

"Untuk sarana prasarana lainnya, disediakan penggunaan kartu anggota elektronik Quick Respont Code (QRC), peningkatan kapasitas benwich internet, WiFi Corner, kelengkapan buku baik bacaan offline maupun online," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya juga menyediakan fasilitas penjemputan anak sekolah kurang mampu atau wilayah tertentu untuk berkunjung ke perpustakaan.

Dengan fasilitas layanan tersebut, Anna berharap, masyarakat Kebumen makin gemar membaca dan cinta buku untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan.(*)
Powered by Blogger.