Bupati Kebumen Panen Raya Durian Montong di Sadang

www.inikebumen.net SADANG - Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menghadiri panen raya durian montong di Desa Cangkring, Kecamatan Sadang, Minggu, 17 Februari 2019. Orang nomor satu di Kabupaten Kebumen itu pun turut memetik buah tersebut yang berada tak jauh dari Kawasan Embung Cangkring.

Bupati Kebumen Panen Raya Durian Montong di Sadang
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, menyalami warga pada acara panen raya durian montong dan ngopi bareng di Embung Cangkring Desa Cangkring, Kecamatan Sadang, Minggu, 17 Februari 2019.
Hadir pada kegiatan itu, Komandan Kodim 0709 Kebumen Letkol Inf Zamril Philiang, Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, para pimpinan OPD dan warga setempat.

Bupati Yazid Mahfudz, mengatakan durian montong cukup bagus ditanam di Desa Cangkring, Kecamatan Sadang. Setelah pada 2018 lalu panen perdana, warga setempat kembali melakukan panen perdana Februari ini. 

"Ini menunjukkan wilayah Sadang, memiliki potensi besar ditanami tanaman durian. Cocok untuk pengembangan agrobisnis dan wisata," ujarnya.

Bupati berharap durian montong asal Sadang ini akan menjadi ikon baru yang akan menjadi produk khas Kebumen. "Sehingga kalau orang berbicara durian Kebumen maka tertuju ke durian montong Sadang," imbuhnya. 

Disisi lain, Bupati menyampaikan Kecamatan Sadang dan daerah utara Kabupaten Kebumen sedang terus diupayakan pembangunan dan pengembangannya. Karena memang daerah utara ini merupakan kantong-kantong penduduk miskin.

"Karenanya, kami terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya, pembangunan jalan lintas utara Kabupaten. Mulai dari Kecamatan Padureso, Karangsambung, Sadang, Karanggayam, Sempor sampai Rowokele," terangnya.

Ia berharap, dalam beberapa tahun ke depan wilayah utara, termasuk Sadang ini, bisa lebih maju lagi. Apalagi sudah ada rintisan Desa Wisata dan kawasan kebun buah klengkeng dan durian yang banyak. "Juga kawasan geopark nasional Kangsambung-Karangbolong. Yang akan terus kita jaga dan kembangkan," ucapnya. 

Kepala Desa Cangkring, Mutinah, menjelaskan lahan di desanya yang ditanami seluas 22 hektar. Sedangkan jumlah tanaman durian montong sebanyak 4.000 pohon. "Alhamdulillah warga panen raya, setelah tahun lalu kita lakukan panen perdana," terang Mutinah.

Menurutnya, keunggulan durian montong di desa setempat rasanya lebih legit dibandingkan denga ndurian montong dari daerah lain. "Ini karena faktor tanahnya yang memang sangat cocok untuk tanama durian," imbuhnya.

Ia menambahkan, harga durian montong dijula Rp 35 ribu hingga Rp 40 ribu per kilogram. Sedangkan, rata-rata dalam satu butir durian montong di Desa Cangkring beratnya 6 kilogram. Bahkan banyak juga yang diatas 10 kilogram per butirnya.

"Untuk jualnya memang selama ini masih dijual di sekitar sini saja," ucapnya.

Usai memanen durian montong, Bupati Yazid Mahfud menggelar ngopi bareng warga untuk menyerap aspirasi. Setelah itu, dilanjutkan makan durian bareng hasil panen petani setempat.(*)
Powered by Blogger.