Jika Terpilih, Caleg dari GOW Kebumen Diminta Lantang Suarakan Aspirasi Perempuan

www.inikebumen.net KEBUMEN - Ketua Umum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kebumen, Ny Dede Siswoyo, mengatakan pada pemilihan legislatif (pileg) 17 April 2019 nanti, ada tiga orang anggota GOW yang ikut menjadi caleg DPRD Kabupaten Kebumen.

Jika Terpilih, Caleg dari GOW Kebumen Diminta Lantang Suarakan Aspirasi Perempuan
Ketua KPU Kebumen Yulianto, saat menjadi narasumber pada kegiatan GOW di Ruang Jatijajar Komplek Rumdin Bupati Kebumen, Senin, 18 Februari 2019.
Hal itu dikemukakannya saat memberikan sambutan dalam diskusi panel bertema "Meningkatkan Kesadaran Perempuan untuk Berkiprah dan Berpartisipasi di Dunia Politik" di Ruang Jatijajar Kompleks Rumdin Bupati Kebumen, Senin, 18 Februari 2019.

Berharap anggotanya bisa terpilih, Dede punya pengharapan. "Kalau sudah duduk di dewan suarakan aspirasi perempuan," ucapnya.

Caleg DPRD Kebumen yang diketahui merupakan anggota GOW adalah Bida Kurniawati (Persit Chandra Kirana) maju melalui PDIP untuk dapil 5 nomor 3. Kemudian, Wuri Astiningsih (IWAPI) dari Partai Golkar dapil 1 nomor 2 dan Yuniati Zainul Khasanah (Perwari) dari PAN untuk dapil 1 nomor 7.

Mewakili Perwari, Yuniati merupakan juara harapan I dalam lomba penyuluhan kesehatan, saat peringatan HUT ke-59 GOW bulan Januari lalu.

Pada bagian lain sambutannya, Dede Siswoyo menilai sebenarnya politik itu baik dan tidak jahat.

"Saya berharap pemahaman tentang politik yang baik ini disampaikan kepada organisasi masing-masing," pesan Dede Siswoyo kepada peserta yang merupakan perwakilan dari 28 organisasi perempuan di Kebumen.

Selanjutnya dalam diskusi panel, tampil sebagai nara sumber Ketua KPU Kebumen Yulianto dan Kepala Kantor Kesbanglinmas Kebumen Nurtaqwa Setyobudi.

Yulianto mengingatkan tiga hal penting dalam pelaksanaan pemilu, persyaratan administrasi sebagai pemilih, partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan dan himbauan untuk tidak golput.

"DPT sudah diumumkan di balai desa masing-masing, bisa dicek langsung," jelas Yulianto.

Selain itu pengecekan juga bisa dilakukan secara online melalui sidalih3.kpu.go.id. Pengecekan secara online ini dilakukan dengan memilih provinsi dan kabupaten/kota tempat domisili lalu memasukkan nomor induk kependudukan (NIK).

Apabila belum terdaftar hendaknya menghubungi RW masing-masing. Masyarakat yang belum terdaftar masih memungkinkan untuk ikut memilih dengan membawa surat keterangan dan KTP Elektronik.

Untuk keberhasilan pelaksanaan pemilu, Nurtaqwa mengingatkan pentingnya masyarakat agar tetap menjaga stabilitas keamanan, meskipun memiliki pilihan yang berbeda.(*)
Powered by Blogger.