Merebak Kasus Prostitusi Online di Kebumen, Yazid Mahfudz Minta Peran Aktif Muslimat NU

www.inikebumen.net KEBUMEN - Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, mengaku sangat prihatin dengan adanya prostitusi online di Kebumen seperti diberitakan beberapa waktu lalu. Ini membuktikan kenakalan, kejahatan dan tindakan negatif terus berkembang dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Merebak Kasus Prostitusi Online di Kebumen, Yazid Mahfudz Minta Peran Aktif Muslimat NU
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, bersama Anggota DPR RI Taufiq Abdullah saat membuka Rapat Kerja Cabang Muslimat NU Kebumen di Hotel Mexolie Kebumen, Selasa, 5 Februari 2019.
"Kita tentu tidak boleh tinggal diam. Berkolaborasi, bersinergi seraya terus meningkatkan pengetahuan dan kapasitas kita untuk menghadapinya," kata Yazid Mahfudz, saat membuka acara Rapat Kerja Cabang Muslimat NU Kebumen di Hotel Mexolie Kebumen, Selasa, 5 Februari 2019.

Lebih dari itu, kata dia, harus membangun jejaring dan kepedulian dari seluruh pihak dan stakeholder. "Saya berharap Muslimat NU akan tampil sebagai inspirator dan pelopornya," tegasnya.

Pada kesempatan itu, Yazid Mahfudz, juga meminta Muslimat NU Kebumen terus aktif. Baik memenuhi aturan organisasi maupun dalam kiprahnya mendukung pembangunan. Utamanya membangun SDM, khususnya kaum wanita.

"Kita tahu, sejak berdirinya 73 tahun yang lalu, Muslimat NU terbukti konsisten melakukan pemberdayaan kepada anggota dan masyarakat. Umumnya adalah perempuan perdesaan dan pinggiran kota. Itu adalah sasaran yang tepat. Sebab kelompok itulah yang harus terus didampingi. Mereka membutuhkan dukungan dan perhatian kita untuk menghadapi tantangan kehidupan sehari-hari," kata Yazid Mahfudz.

Selain itu, Bupati juga meminta peran Muslimat NU dalam  pengentasan kemiskinan di Kebumen. Dirinya berharap Muslimat NU dapat berperan dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui pengembangan produk unggulan di desa. Juga pendampingan-pendampingan yang berkelanjutan.

"Muslimat NU juga selalu ditunggu perannya dalam membentuk anak-anak bangsa yang berkualitas. Wanita adalah tiang negara. Dan komunitas terkecil dari negara adalah keluarga. Artinya, wanita, muslimat NU khususnya, dituntut bisa menjadi tiang keluarga dan tiang negara," ujarnya.

Menurutnya, keluarga memegang peranan yang sangat penting dalam membangun bangsa. Karena dari keluarga, anak-anak pertama kali diajarkan budi pekerti, sopan santun, dan hal-hal mendasar lainnya.

"Disinilah peran  penting  seorang  ibu. Ibu sebagai  sekolah pertama dan utama bagi anak-anaknya. Disini pula peran Muslimat NU sangat ditunggu," tegasnya.

Hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Kabupaten Kebumen Zuhroh Yazid Mahfudz, Anggota DPR RI Fraksi PKB Taufiq Abdullah, Ketua PC NU Kabupaten Kebumen dan Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Kebumen.(*)

Powered by Blogger.