Pemkab Kebumen Dorong Produk UMKM Semakin Marketable

www.inikebumen.net KEBUMEN - Keberadaan UMKM di Kebumen masih mengalami berbagai tantangan. Diantaranya, permodalan, keuntungan yang masih fluktuatif, persaingan yang ketat dan berbagai tantangan lainnya. Karenanya, dibutuhkan inovasi.
Pemkab Kebumen Dorong Produk UMKM Semakin Marketable
Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, memberikan pengarahan pada pembukaan kegiatan Temu Usaha/Mathmaking di Ruang Jatijajar Komplek Rumdin Bupati, Kamis pagi.
"Disamping untuk menghindari kebosanan, juga untuk merebut pasar yang semakin kompetitif," tegas Bupati Kebumen Yazid Mahfudz, saat membuka kegiatan Temu Usaha/Mathmaking di Ruang Jatijajar Komplek Rumdin Bupati, Kamis pagi, 7 Februari 2019.

Menurutnya, Pemkab Kebumen terus berupaya mendorong UMKM agar berkembang. Diantaranya, dengan cara meningkatkan kapasitas dan kemampuan pada perajin maupun pengusaha UMKM di Kabupaten Kebumen. Baik dalam hal teknis maupun manajemen usaha.

"Harapannya, kualitas produk akan semakin meningkat dan marketable. Artinya, Pemerintah Kabupaten Kebumen berkomitmen pada kebijakan-kebijakan pro investasi," ujarnya.

Di Kabupaten Kebumen banyak terdapat produsen, perajin dan pengusaha UMKM yang tersebar di 26 kecamatan. Diantaranya yang berupa produk makanan dan bahan makanan. Misalnya dari klaster agroindustri, seperti belimbing madu Puring, Jambu kristal Mirit, durian dan kelengkeng Sadang, madu alam budidaya dan gula kelapa organik.

Ada juga klaster UKM olahan agroindustri berupa oleh-oleh khas Kebumen. Misalnya lanting, oyek instan, sirup jahe, gula semut, emping melinjo, VCO dan lain-lain.

Juga kerajinan misalnya batik Kebumen, sangkar burung, peci dan songkok, anyaman pandan, kerajinan bambu dan masih banyak lainya. Sebagian produk juga telah berhasil dipasarkan melalui ritel modern.
  
Dengan adanya kegiatan Temu Usaha/Mathmaking, Bupati berharap akan menambah pengetahuan, wawasan dan memperluas jejaring kerjasama. Baik antar UMKM di Kabupaten Kebumen, maupun dengan banyak pihak. Sehingga industri di Kabupaten Kebumen semakin berkembang, semakin dikenal, semakin laris, masyarakat semakin sejahtera.

"Saya berharap, forum ini dapat menjadi ajang bertukar pengalaman, dan menimba ilmu. Agar para pelaku usaha di Kebumen semakin eksis dan menjadi pemenang," imbuhnya.

Mendampingi Bupati pada pembukaan acara itu Kepala Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kebumen  Hery Setyanto.

Kegiatan Temu Usaha/Mathmaking Kemitraan dan Strategi Pemasaran bagi UKM itu menghadirkan tiga narasumber. Yakni Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kebumen Wahyu Siswanti, PFPP Disperindag Provinsi Jateng Munartik, dan Manajer PT San Food Prima Demak Bastian Turidobroto.(*)

Powered by Blogger.