Rencana Mal Pelayanan Publik Kebumen Terus Dimatangkan

www.inikebumen.net KEBUMEN - Rencana Pemkab Kebumen yang akan membuat Mal Pelayanan Publik (MPP) terus dimatangkan. Bahkan, rencana itu tidak main-main dalam mengembangkan sistem pelayanan terpadu tersebut.

Rencana Mal Pelayanan Publik Kebumen Terus Dimatangkan
Damayani Tyastianti, menyampaikan paparannya pada rapat persiapan pembentukan MPP Kebumen di Ruang Jatijajar Komplek Rumdin Bupati Kebumen, Kamis, 14 Februari 2019
Pemkab Kebumen bersama pimpinan OPD dan instansi vertikal menggelar rapat lanjutan untuk membahas pendirian MPP di Ruang Jatijajar Komplek Rumdin Bupati Kebumen, Kamis, 14 Februari 2019.

Rapat yang dipimpin oleh Sekda Kebumen Ahmad Ujang Sugiono, dihadiri oleh Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Pelayanan Publik Wilayah III Damayani Tyastianti.

Sekda H Ahmad Ujang Sugiono, menyampaikan saat ini pihaknya melakukan berbagai tahapan untuk mewujudkan MPP. Mulai dari koordinasi pelayanan, pengaturan mekanisme kerja, penyiapan sarana prasarana dan penguatan SDM pelayanan.

"Paling telat Desember kita launching. Kita tidak mau terlalu cepat karena kita tidak ingin setelah dilauching kemudian muncul masalah karena belum matang. Jadi kita harus fix dulu," ujar Ujang Sugiono.

Pihaknya belum dapat memastikan ada berapa layanan nantinya yang akan ada di MPP. Namun, hingga kemarin sudah ada 32 instansi yang siap melayani masyarakat di MPP.

"Jumlahnya akan terus berkembang. Tadi juga sudah ada tambahan lagi seperti dari Kemenag, ada dari pajak," terangnya.

Damayani Tyastianti, mengatakan hadirnya MPP merupakan kebutuhan untuk menjawab kemudahan pelayanan kepada masyarakat. "Dengan adanya MPP pelayanan akan semakin baik, bukan hanya mudah tetapi kualitasnya juga harus bagus," tegas Damayani.

Ia berharap di MPP Kebumen ada layanan yang mendukung kemudahan mendirikan usaha. Sehingga nantinya investor yang minat membuka usaha di Kebumen akan mudah mengurus perizinannya.

"Syarat ijin apa saja yang dibutuhkan ketika ingin membuka usaha di Kebumen, bisa terpenuhi ketika datang ke Mal (MPP) ini," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga berharap di MPP Kebumen ada layanan imigrasi. Hal ini untuk memudahkan masyarakat Kebumen dan sekitarnya mudah dalam mengurus paspor maupun layanan imigrasi lainnya.

"Apalagi minat masyarakat Kebumen untuk haji dan umroh cukup tinggi, termasuk jumlah pekerja migran asal Kebumen juga banyak," imbuhnya.

Jika MPP Kebumen bisa terwujud tahun ini, maka akan menjadi MPP kedua di Jawa Tengah setelah Banyumas. "Untuk Jawa Tengah ada dua kabupaten yang mengajukan MPP, Kebumen dan Batang. Nanti mana dulu yang lebih duluan," kata Damayani.

Usai menggelar rapat Sekda Ahmad Ujang Sugiono dan Damayani Tyastianti bersama rombongan meninjau langsung Gedung Juang di Jalan Indrakila Kebumen. Rencanana tempat ini yang menjadi lokasi MPP Kebumen.(*)

Powered by Blogger.